JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merekrut 7.000 CPNS (ASN) baru. Namun realisasinya masih harus menunggu persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB).

Menanggapi usulan Kemenkeu merekrut 7.000 CPNS baru itu, Menteri PAN RB Asman mengatakan, saat ini tengah menggodoknya. Dia belum dapat memastikan apakah akan menyetujuinya atau menolaknya.

''Ini lagi kita godok, nanti saatnya saya umumkan,'' kata Menteri Asman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/8).

Asman Abnur mengatakan selain Kementerian Keuangan, ada sejumlah kementerian yang meminta penambahan alokasi. Namun, dia tak menjelaskan kementerian mana saja yang meminta penambahan itu.

''Minta sih ada, tapi kan lagi kita proses semua,'' katanya.

Pemerintah pada tahun ini baru membuka posisi CPNS pada bidang khusus untuk mengisi 18.925 formasi CPNS di KemenkumHAM dan Mahkamah Agung, dengan rincian 17.241 formasi ada di KemenkumHAM dan 1.684 di Mahkamah Agung. Jumlah pendaftar sampai pada Jumat (18/8) pukul 13.49 WIB telah mencapai 788.208 orang.

Pengumuman rekrutmen 7.000 CPNS tersebut akan dilakukan Kemenkeu setelah memperoleh persetujuan dari KemenPAN-RB.

''Secara formal kita masih menunggu surat resmi dr Menpan, begitu dapat kita langsung umumkan (kapan penerimaan),'' ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu Hadiyanto di Gedung DPR MPR, Jakarta.

Hadiyanto menjelaskan 7.000 orang CPNS dari latar belakang pendidikan perpajakan dibutuhkan untuk meningkatkan penerimaan pajak, bea cukai, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan pelaporan.

Dari jumlah tersebut, Kemenkeu juga berencana membuka lowongan CPNS bagi 880 org dari luar latarbelakang pendidikan yang berbeda.

''Kebutuhan sebesar itu. Kenapa? Kebutuhan kita didorong untuk penerimaan pajak, meningkatkan perpajakan di bea cukai, PNBP, pelaporan,'' jelasnya.

''Tentu makanya ada penerimaan 880 orang dari luar itu supaya mix, ekspertise, mix perbedaan background tidak semuanya dari STAN. Makanya kita ajukan dari luar STAN supaya ada interaksi dari latar pendidikan dan kemampuan,'' tambahnya.

Hadiyanto menambahkan, penerimaan CPNS dilingkungan Kemenkeu juga nantinya akan disiapkan jalur khusus bagi kandidat yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Cumlaude. ''Bahkan kita akan lakukan rekrutmen untuk sarjana S1 yang cumlaude. Itu diberi kesempatan sama-sama tes,'' pungkasnya.***