JAKARTA - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutus seseorang menemui Capres Prabowo Subianto, Kamis (18/4) siang. Hal itu dilakukan Jokowi agar bisa berkomunikasi dan bertemu dengan Prabowo.

''Tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau ya agar kita bisa berkomunikasi dan kalau bisa bertemu,'' ujar Jokowi usai bertemu dengan ketum Parpol koalisi di Pelataran Menteng, Jakarta, Kamis (18/4), seperti dikutip dari republika.co.id.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap dapat bertemu kembali dengan Prabowo dan Sandiaga sehingga juga dapat menciptakan suasana yang tenang di masyarakat.

''Sehingga rakyat melihat bahwa Pemilu kemarin sudah selesai dengan lancar, aman, damai dan tidak ada suatu apapun,'' kata dia.

Ia pun kembali menegaskan, persahabatan antara dirinya dengan Prabowo maupun Sandiaga tak akan pernah putus setelah Pilpres berakhir.

Belum Terima

Sementara Capres Prabowo Subianto mengaku hingga Kamis petang belum ada bertemu dengan utusan Jokowi.

''Belum, belum, belum,'' kata Prabowo saat ditanya soal rencana pertemuan dirinya dengan Jokowi, atau kunjungan utusan 01 di Kertangera IV, Jakarta, pada Kamis (18/4).

Jawaban Prabowo tersebut, ia sampaikan setelah dirinya, bersama cawapresnya Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan diri sebagai pemenangan Pilpres 2019.

Dalam pidato deklarasi kemenangannya, Prabowo menyatakan, bersama Sandiaga terpilih dalam Pilpres 2019 dengan angka 62 persen. Klaim kemenangan tersebut, ia bacakan di markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 di Jalan Kertangera IV, Jakarta, pada Kamis (18/4).

Prabowo mengharapkan, deklarasi kemenangan pasangan 02 tersebut tak memutus hubungan kekerabatan dengan Jokowi maupun dengan Maruf Amin.

''Seperti yang dikatakan Pak Jokowi, agar rantai yang putus segera disambung kembali. Sudah tentu, saya dan saudara Sandiaga Uno akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin, dan semua dalam jajaran 01. Semuanya adalah saudara-saudara kita,'' begitu pidato Prabowo.***