JAKARTA - Akun Twitter Said Didu, @saididu, dipastikan diretas sejak Sabtu (13/4/019). Sebab, unggahan yang muncul pada akun tersebut berisi fitnah keji terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS).

Seperti dikutip dari tribunews.com, akun @saididu yang diretas tersebut menuduh UAS dan pihak televisi yang menyiarkan pertemuan UAS dengan Prabowo mendapat bayaran miliaran rupiah.

Lebih keji lagi, akun @saididu yang diretas itu menyebut UAS berselingkuh.

Ada pula cuitan yang menyebut UAS menerima sejumlah uang dan rumah mewah dari Prabowo.

''Rumah UAS di JL. Kamboja Ds. Rimbo Panjang Km.20 Kec. Tambang , Kab. Kampar hasil pemberian dari PRABOWO untuk mendukung paslon PAS. Pantaskah Ulama seperti ini ? Mulut Seorang Ulama harusnya konsisten tidak berubah hanya demi HARTA Duniawi,'' cuit akun @saididu yang diretas itu.

Mahfud Ingatkan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD membenarkan akun @saididu sedang diretas. @mohmahfudmd menjelaskan jika Said Didu memberitahu dan mengumumkan jika akun @saididu sedang di-hack.

''Test. Pak @saididu .Benarkah akun Twitter Pak Said di-hack orang?'' cuit @muhmahfudmd.

''Sy sdh tidur ketika jam 01.23 WIB, td pg Said Didu kirim WA ke sy, memberitahu dan meminta sy ngumumkan bhw Akun Twitternya @saididu di-hack dan dikendalikan org lain. Stlh sy LHT akunnya memang benar berisi hal2 yg tak mungkin dicuitkan oleh Pak Said, yi, serangan brutal thd UAS,'' cuit @mohmahfudmd lagi.

Selain Said Didu, Mahfud MD juga menyebut akun Dahlan Iskan juga dibajak. Namun Mahfud MD menyebut jika belum mengkonfirmasi pada Dahlan Iskan, hanya saja diketahuinya dari isi unggahan yang sudah tidak normal dan follower yang hilang 2,2 juta.

Mahfud MD menegaskan jika pembajak akun Said Didu dan Dahlan Iskan adalah kelompok yang ingin mengadu domba.

Mahfud MD mengingatkan, jangan terburu menuduh pembajak dari kelompok Capres/ Cawapres tertentu.***