JAKARTA - Ijtima III Ulama digelar hari ini (1/4/2019) di Hotel Lor In, Sentul, Bogor. Acara ini akan dihadiri sekitar 1.000 ulama dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dikutip dari kumparan.com, Ketua Pelaksana Ijtima III Ulama, Ustaz Slamet Maarif, mengungkakan, dalam ijtima kali ini, para ulama dan tokoh akan membahas kecurangan Pilpres 2019 serta cara menyikapi kecurangan tersebut sesuai syariat Islam dan konstitusional.

''Alhamdulilah hari ini akan mulai berlangsung ijtima ulama dan tokoh ketiga. Insya Allah hari ini sudah konfirmasi kurang lebih 1.000 ulama atau tokoh dari seluruh provinsi di Indonesia akan hadir di tempat ini,'' kata Slamet Maarif, di lokasi, Rabu (1/5).

''Nanti kita akan cari solusi bagaimana menghadapi kecurangan yang ada baik secara syar'i ataupun konstitusional,'' sambungnya.

Dalam rangkaian acara ijtima nanti, para ulama akan mendengarkan paparan dari tim pemenangan pasangan Pilpres 02 Prabowo-Sandi terkait serba-serbi Pilpres. Termasuk, titik kemenangan paslon 02 dan indikasi kecurangan yang muncul selama Pilpres berlangsung.

Dalam acara ini juga diagendakan untuk mendengar paparan dari ahli hukum, politik, dan IT, terkait proses pemilu 2019, termasuk indikasi kecurangan yang terjadi.

''Jadi ada dua pandangan nanti yang kita akan bahas kita musyawarahkan dan insyaallah akan menghasilkan rekomendasi bagaimana solusi kita menghadapinya (kecurangan) supaya tidak bertentangan dengan syariat agama dan hukum konstitusional. Nah itu pembahasan kita di ijtima ulama ini,'' ungkapnya.

Panitia juga mengundang Prabowo-Sandi serta pimpinan partai Koalisi Adil dan Makmur untuk hadir. Mereka akan hadir untuk mendengarkan langsung hasil dan rekomendasi yang dicapai dari ijtima ulama.

''Prabowo diagendakan akan hadir dan kita sudah undang capres dan cawapres, ketua partai politik koalisi, ketua BPN, di agenda penutupan dan jumpa pers nanti,'' pungkasnya.***