PRABUMULIH, GORIAU.COM - Perbuatan Nur Yadin bin Ojon (31), warga Jalan Bukit Sejahtera, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan ini sungguh bejat. Pria yang sehari-hari berjualan kerupuk keliling tersebut tega mencabuli anak tirinya yang berinisial Cen (11), hingga berkali-kali selama 7 bulan.


Aksi bejat pria kelahiran Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, sudah berlangsung sejak Oktober 2014 lalu. Tindakan Ojon terbongkar lantaran sang istri, yakni MA (30) memergokinya tengah memeluk dan mengobok-obok kemaluan bocah kelas 5 SD itu dalam kamar rumah miliknya.


Mendapati perbuatan bejat suami keduanya itu, MA lalu melaporkan ke Polres Prabumulih. Selanjutnya, petugas langsung meringkus pelaku ketika tengah asyik menonton televisi di rumahnya, Minggu (4/5) sekitar pukul 15.00.


Nur Yadin nekat mencabuli anak tirinya karena tergiur kemolekan Cen yang beranjak dewasa. Tindakan bejat itu juga sebagai pelampiasan kemarahan bila ribut dengan istrinya.


Peristiwa keji itu pertama kali terjadi pertengahan Oktober 2014. Saat itu sekitar pukul 22.00 WIB, Ojon bersama isteri dan dua anak kandungnya menonton televisi di ruang keluarga. Kemudian istri dan dua anaknya tertidur, sementara korban Cen saat itu tidur di kamar sendirian.


Melihat istri dan dua anak lelakinya telah tertidur, pelaku dengan mengendap-endap masuk kamar anak tirinya, Cen, lalu melakukan perbuatan asusila terhadap Cen.


Setelah melampiaskan nafsunya Nur Yadin mengancam anak tirinya itu agar tidak melapor ke siapa pun, termasuk ibu korban.


Selanjutnya perbuatan bejat terhadap Cen dilakukan Ojon berulang-ulang hingga Mei 2015.


Aksi bejat Nur Yadin terbongkar ketika korban Cen pulang sekolah, mendapati ibunya MA hendak makan di dapur, sementara pelaku tengah santai di ruang tamu. Cen lalu masuk ke kamar untuk mengganti seragam sekolah, lalu saat tengah membuka pakaian pelaku Nur Yadin masuk kamar langsung memeluk anak tirinya itu dari belakang dan melakukan asusila.


Saat tengah menggauli Cen, MA yang tengah makan, masuk kamar untuk mengajak anaknya makan.Betapa terkejutnya MA ketika memergoki suaminya tengah menggauli anak pertama dari suaminya terdahulu tersebut, sementara pelaku ketika aksinya kedapatan langsung kabur.***