YOGYAKARTA, GORIAU.COM - Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015 masih membuka peluang agar hasil ujian nasional (UN) bisa menjadi salah satu indikator penilaian. Syaratnya, hasil UN dikirim pada waktu yang tidak mepet dengan jadwal pengumuman hasil SNMPTN, yakni 9 Mei 2015.

"Peluang nilai UN jadi pertimbangan di SNMPTN masih terbuka kalau cepat dikirim setelah ujian," kata Ketua Panitia Pusat SNMPTN 2015, Rokhmat Wahab, yang juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis, 12 Februari 2015.

Penjelasan Rokhmat memang beralasan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya merilis jadwal UN SMA, SMK, dan MA akan berlangsung pada 13 sampai 15 April 2015. Sedangkan proses pengolahan hasil UN berlangsung pada 18 April hingga 15 Mei 2015.

Menurut Rokhmat, peluang hasil UN dipakai sebagai penentu kelolosan pendaftar SNMPTN terbuka asal hasil pengolahan jawaban siswa lebih cepat dikirim dari jadwal resmi. Menurut catatan dia, saat pelaksanaan UN di tahun-tahun sebelumnya, pengiriman hasil pemindaian lembar jawaban siswa ke panitia pusat bisa selesai cepat.

"Hari ini ujian, pada malamnya atau dinihari sudah selesai dipindai dan dikirim ke panitia pusat," kata dia.

Dengan begitu, dia berpendapat, mestinya hasil UN pendaftar SNMPTN bisa diunggah ke sistem Pangkalan Data Siswa dan Sekolah lebih cepat dari jadwal resmi pengolahannya. Artinya, pengiriman hasil UN ke panitia SNMPTN tidak perlu mengikuti jadwal pengolahan hasil ujian siswa yang berlangsung pada 18 April hingga 15 Mei 2015. "Asal bisa mengejar jadwal pengumuman, maka nilai UN mungkin jadi pertimbangan di SNMPTN," kata dia.

Rokhmat menambahkan, jadwal pengumuman SNMPTN tak mungkin diundur lagi mengikuti skema baku periode pelaksanaan UN. Hal ini karena setelah pengumuman hasil SNMPTN, panitia hanya punya waktu sebulan untuk menyiapkan pelaksanaan ujian tulis atau seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), pada 9 Juni 2015. Pada tanggal itu, masa pendaftaran ulang peserta yang lolos SNMPTN juga dimulai.***