JAKARTA - Prabowo Subianto dan Anies Baswedan menduduki peringkat pertama dan kedua calon presiden (Capres) paling kuat pada pemilihan presiden (Capres) 2024 mendatang.

Demikian hasil survei yang dilakukan lembaga survei Indo Barometer terkait Capres terkuat pada Pilpres 2024.

Dikutip dari okezone.com, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diuntungkan karena lantaran Joko Widodo (Jokowi) tak bisa lagi mencalonkan diri di Pilpres 2024.

''Jika nama Jokowi masuk ke simulasi 23 nama, maka Jokowi masuk urutan pertama dengan angka 32,2%, kemudian disusul Prabowo Subianto 17,5%, Anies Baswedan 9,7%,'' kata Qodari di Jakarta, Ahad (23/2/2020).

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan simulasi terhadap 23 nama yang digadang-gadang bakal menjadi capres pada 2024. Nama-nama itu di antaranya termasuk Sandiaga Salahuddin Uno, Ganjar Pranowo dan Tri Rismaharini.

Jika disimulasikan, kata dia, pasangan Capres-Cawapres 2024, Joko Widodo-Prabowo Subianto unggul 46,7% melawan pasangan Anies Baswedan (Gubernur DKI jakarta)-Mochamad Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) 21,9% atau selisih 24,8%. Sementara jika simulasi pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani 36,6% berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan-Mochamad Ridwan Kamil 26,2% atau selisih 10,4%.

''Tampaknya hipotesis bahwa cebong dan kampret tidak dapat bersatu adalah salah,'' katanya.

Sebagaimana diketahui, survei ini dilaksanakan pada 9-15 Januari 2020 di 34 provinsi. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen, serta tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dan untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner..***