TOKYO - Sebuah feri (kapal cepat) bermuatan 121 penumpang dan 4 awak, menabrak seekor ikan paus di perairan Jepang, Sabtu (9/3). Sedikitnya 87 penumpang dilaporkan terluka akibat insiden tersebut.

Dikutip dari sindonews.com, musibah itu terjadi saat kapal hydrofoil berkecepatan tinggi dalam perjalanan ke Pulau Sado dari pelabuhan Niigata. Operator feri mengatakan, kapal menabrak sebuah benda dan meninggalkan celah 15 cm di lambung kapal.

Kantor berita NHK mengutip seorang pakar kelautan yang mengatakan, skalda dampak tabrakan itu menunjukkan kapal tersebut menabrak ikan paus.

Semua yang terluka dibawa ke rumah sakit. Pihak penjaga pantai mengatakan lima orang berada dalam kondisi serius, meskipun mereka tetap dalam kondisi sadar.

''Tenggorokan saya mengenai kursi di depan saya,'' kata seorang penumpang kepada media setempat.

''Orang-orang di sekitar saya mengerang (kesakitan),'' imbuhnya seperti dilansir dari BBC, Minggu (10/3/2019).

Perusahaan Kapal Uap Sado, yang mengoperasikan feri Ginga, mengatakan pihaknya berhasil mencapai tujuan sekitar satu jam terlambat dari jadwal.

Kapal ini ditenagai oleh jet air laut dan dapat melakukan perjalanan hingga 80 km/jam. Salah satu sayap hidrofoil di kapal rusak akibat tabrakan itu.

Paus minke dan humpback dilaporkan bermigrasi melalui Laut Jepang pada tahun ini.***