JAKARTA - Eggi Sudjana ditetapkan Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai tersangka. Politikus PAN sekaligus pendukung Prabowo-Sandiaga ini dijadikan tersangka terkait ucapan people power.

Dikutip dari kumparan.com, Cawapres Sandiaga Uno mengaku prihatin dengan banyaknya pendukung Prabowo-Sandi yang dijerat penegak hukum.

''Satu lagi para pendukung kita (Prabowo-Sandi) yang terkriminalisasi. Banyak contoh waktu kampanye yang menghadapi hal yang sama. Ini yang sangat kami sayangkan, memprihatinkan,'' kata Sandi di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (9/5).

Sandi mengatakan, seharusnya hukum ditegakkan seadil mungkin kepada seluruh pihak, bukan hanya terhadap kubu oposisi. Ia meyakini penegakan hukum adil dapat menciptakan negara yang adil dan makmur.

''Saya akan menyatakan sekali lagi bahwa hukum itu harus ditegakkan seadil-adilnya. Jangan hanya tajam ke pengkritik dan oposisi, tapi tumpul kepada penguasa dan penjilat. Bagi saya, kalau hukum tegak seadil-adilnya akan adil dan makmur,'' ucap dia.

Namun, ia menilai masyarakat memiliki penilaian tersendiri terhadap proses hukum yang terus menindak pihak oposisi. Akan tetapi, setiap orang yang ingin mendukungnya selalu terancam kasus hukum.

''Tapi kalau diperlakukan seperti ini, walaupun kita percayai proses hukum berjalan, tapi masyarakat akan bisa menilai dengan sendirinya. Bahwa jika mendukung Prabowo-Sandi pasti akan terancam tindakan hukum,'' ungkap Sandi.

''Proses hukum terus berjalan, tapi menurut saya bisa dilihat proporsi daripada politisi dan kriminalisasi yang dihadapi pendukung Prabowo-Sandi,'' imbuhnya.

Ia berharap orang-orang yang mendukungnya tak dihantui oleh ancaman kriminalisasi dan tindakan hukum. Sandi meminta hukum ditegakkan seadil-adilnya.

''Ini yang menurut saya perlu kita cermati. Jangan karena mendukung Prabowo-Sandi semua masalah langsung diangkat dari sisi terpolitisasi, terkriminalisasi. Mari sama-sama, tegakkan hukum seadil-adilnya, itu tidak boleh memihak dan tegak lurus,'' tutupnya.

Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan sesuatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat.

Ia dilaporkan oleh pendukung Jokowi terkait ucapan people power saat deklarasi kemenangan Prabowo di Kertanegara, 17 April 2019. Rencananya, ia akan diperiksa sebagai tersangka pada Senin (13/5) mendatang.***