JAKARTA - Seorang pilot maskapai swasta berinisial IR, ditangkap aparat kepolisian di rumahnya di Surabaya, Sabtu (18/5/2019) dinihari. Polisi menuduh IR menyebarkan pesan yang berisi ajakan makar.

''Dalam postingannya, IR menyebarkan konten ujaran kebencian serta narasi-narasi yang mengandung teror, hasutan dan menakutkan,'' kata Kasatreskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu lewat keterangan tertulisnya, Ahad (19/5), seperti. Dikutip dari kumparan.com.

''Tersangka merupakan pilot,'' lanjut Edi.

Edi mengungkapkan, salah satu status tersangka di akun Facebook IR yakni menuding Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menembak di tempat peserta beraksi jika terjadi makar.

''Salah satunya pesan yang disebarkan melalui akun Facebook-nya adalah menghasut masyarakat untuk melakukan perlawanan pada tanggal 22 Mei 2019 saat pengumuman resmi hasil rekapitulasi KPU RI,'' ujar Edi.

Edi menyebut, penangkapan IR berlangsung di rumahnya di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/5) dini hari. IR baru tiba di Jakarta Ahad (19/5) sore.

''Kerja sama Satreskrim Polresmetro Jakarta Barat di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 18 Mei 2019,'' tuturnya.

Polisi masih memeriksa motif status ujaran kebencian IR, di Mapolres Jakarta Barat.***