TOKYO - Jumlah penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang terinfeksi virus corona dilaporkan bertambah menjadi 136 orang pada Senin (10/2/2020).

Dikutip dari Kompas.com, kapal pesiar Diamond Princess dikarantina sejak Senin (3/2/2020) di Yokohama, Jepang, setelah beberapa orang di dalamnya dipastikan terinfeksi virus corona usai dilakukan pemeriksaan.

Total jumlah penumpang terinfeksi virus corona menjadi 136 orang setelah adanya 66 kasus baru, seperti dikutip dari Reuters (10/2/2020).

Pejabat Kesehatan Jepang mengonfirmasi bahwa kasus baru virus corona di atas kapal itu menginfeksi 45 warga Jepang, 11 warga Amerika, 4 warga Australia, 3 warga Filipina, dan satu orang dari Kanada dan Ukraina.

Untuk menghilangkan rasa jenuh, para penumpang yang dikarantani mengisi waktu dengan berbagai aktivitas.

Beberapa di antaranya menikmati hidangan mewah yang disajikan kapal.

Tonton Acara Piala Oscar 2020

Selain itu, sejumlah penumpang lainnya menonton film dan siaran langsung Academy Awards.

Salah seorang penumpang bernama Aun Na Tan menonton perhelatan Piala Oscar 2020 melalui TV di kamarnya. Ia mengaku sudah lama tidak menyaksikan acara itu secara langsung.

''Biasanya acara itu disiarkan selama jam kerja kami, tapi sekarang kami punya banyak waktu,'' katanya.

Sementara itu, seorang warga Hong Kong yang dikarantina bersama istri dan anaknya juga melakukan hal yang sama.

Menurutnya, ia mendukung film Parasite untuk memenangkan Piala Oscar 2020.

''Kami mendukung Parasite. Kami juga membuat origami dan pihak kapal sedang membuat video tutorial,'' kata warga Hong Kong itu.

Sejumlah orang diizinkan keluar ke geladak kapal setiap hari, dengan prioritas bagi mereka yang kamarnya tak memiliki jendela.

Penumpang yang beruntung mendapat giliran ke geladak kapal terlihat mondar-mandir sambil menikmati langit biru dan udara segar.

Namun, mereka harus mengenakan masker dan menjauh dari orang lain.

''Kami keluar ke geladak kapal, jadi lumayan menyenangkan,'' kata penumpang bernama Adam Waltz.

Banyak penumpang yang berusaha menunjukkan wajah ceria di media sosial dan mengunggah foto-foto makanan.

Seorang penumpang lain mengatakan, ia merasa khawatir kehilangan pekerjaan akibat karantina itu.

Jumlah kasus yang meningkat tajam pada hari Senin juga membuatnya cemas dan tak nyaman.

Otoritas Kesehatan Jepang menjelaskan, masa karantina akan diperpanjang hingga 19 Februari 2020, kecuali ada suatu hal yang tak terduga.

Menurut WHO, masa tersebut bisa saja diperpanjang jika diperlukan.

78 WNI Ikut Dikarantina

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Teuku Faizasyah mengatakan, sebanyak 78 WNI ikut dikarantina dalam kapal pesiar Diamaond Princess di Yokohama, Jepang.

Seluruh WNI tersebut merupakan awak kapal pesiar Diamond Princess yang membawa 3.711 orang. 

Kendati demikian, Teuku menyebut bahwa mereka dalam kondisi baik.

''Ada crew asal Indonesia, 78 orang dan kondisi mereka baik,'' kata Teuku kepada Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Teuku belum mendengar kabar apakah nantinya mereka akan dievakuasi setelah menjalani masa karantina.

''Perlu dipastikan dulu apakah kapal pesiar tersebut masih akan meneruskan perjalanannya atau tidak,'' jelasnya.

Kabar WNI yang dikarantina di kapal pesiar tersebut juga disampaikan oleh Kedutaan Besar RI di Tokyo melalui akun Twitter resminya.

Dalam keterangannya, KBRI Tokyo akan terus melakukan koordinasi dengan aparat Jepang untuk memantau kondisi para WNI tersebut.***