BANJARMASIN - AD (19), gadis berusia 19 tahun di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), kini tengah hamil 5 bulan. Gadis ini hamil setelah menjadi korban pencabulan ayah kandungnya, YD (40).

Dikutip dari kompas.com, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan mengungkapkan, ternyata sebelumnya, AD juga pernah hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki. Kehamilan sebelumnya, juga akibat kebejatan bapak kandungnya.

''Korban ini sudah pernah melahirkan anak laki-laki, ternyata hamil lagi dan saat ini usia kandungannya sudah berjalan 5 bulan,'' ujar AKBP Andi Adnan saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).

Menurut Andi, AD merawat anaknya bersama ibu kandungnya didampingi keluarga lainnya.

AD dan buah hatinya untuk sementara tinggal di rumah yang sebelumnya ditempati bersama tersangka YD di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru.

''Anak itu kini dirawat oleh korban dan ibunya, dan juga keluarganya, di rumah yang dulu mereka tempati bersama ayahnya,'' tambah Andi.

Di hadapan polisi, YD mengakui perbuatannya telah mencabuli anak kandungnya.

YD mengaku melakukan perbuatan tersebut karena dipengaruhi minuman keras dan juga kerap menonton video porno.

Apalagi kata Andi, YD juga telah lama bercerai dengan istrinya sehingga tak ada tempat untuk melampiaskan hasratnya.

''Tersangka ini kan sudah lama bercerai dengan istrinya, tak ada lagi tempat melampiaskan nafsunya,'' jelas Andi.

Kasus ini terungkap saat AD sudah tak tahan lagi dengan perbuatan ayahnya dan melapor kepada ibunya.

Tak terima, ibu korban melapor ke Polres Kotabaru.

Tak lama menerima laporan dari ibu korban, polisi kemudian berhasil menangkap YD di rumahnya tanpa perlawanan.

Polisi akan menjerat YD pasal Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.***