MOSKOW - Pilot Damir Yusupov dan Georgy Murzin dianugerahi gelar Hero of the Russian Federation oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, di Moskow, Kamis (21/11).

Dikutip dari sindonews.com, kedua pilot Ural Airlines itu diberi gelar pahlawan karena berhasil menyelamatkan 234 penumpang, setelah berhasil mendaratkan pesawat di kebunjagung di sekitar Moskow Agustus lalu.

Putin mengatakan Damir Yusupov dan Georgy Murzin layak menerima penghargaan tersebut. Hero of the Russian Federation merupakan penghargaan baru di Rusia pasca runtuhnya Uni Soviet pada 1991. Orang pertama yang meraih penghargaan tersebut adalah kosmonot paling berpengaruh di Rusia Sergei Krikalev pada 1992. Sebelumnya, penghargaan itu bernama Hero of the Soviet Union antara 1934-1990.

Meski tidak banyak orang Rusia yang meraih penghargaan itu, Yusupov dan Murzin tetap rendah hati. Keduanya mengaku hanya melakukan apa yang harus dilakukan dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan semua orang dan pesawat.

''Namun, saya tidak merasa menjadi seorang pahlawan,'' kata Yusupov, dikutip Reuters.

Pesawat maskapai Ural Airlines melakukan pendaratan darurat di perkebunan jagung setelah tertabrak sekawanan burung di Kota Zhukovskiy, Moskow, Rusia, pada Agustus lalu. Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sedikitnya 55 dari 234 orang mengalami luka-luka.

Pesawat Airbus A321-100 itu direncanakan terbang dari Zhukovsky menuju Simferopol, Ukraina. Tapi, sesaat setelah lepas landas, pesawat dengan nomor registrasi VQ-BOZ dan nomor penerbangan U6-178 itu tertabrak sekawanan burung di ketinggian 230 meter. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.15 waktu setempat.

''Pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat,'' ujar Direktur Jenderal Ural Airlines, Sergei Skuratov.

''Kecelakaan ini disebabkan tertabraknya pesawat oleh sekawanan burung hingga tertelan ke dalam kedua mesin. Satu mesin tidak dapat menyala sehingga pilot melakukan pendaratan di dekat bandara,'' tambahnya.

Seperti dilansir The Aviation Herald, burung-burung itu tergulung ke dalam baling-baling dua mesin CFM56 hingga menyebabkan kerusakan dan suara keras. Pilot dilaporkan terpaksa menurunkan daya angkat dan melakukan pendaratan darurat di perkebunan jagung, sekitar tiga kilometer dari Bandara Zhukovskiy.

Setelah pesawat mendarat secara sempurna, para penumpang keluar meluncur melalui pintu darurat. Seluruh korban kecelakaan dibawa kembali menuju Bandara Zhukovsky menggunakan delapan bus. Menurut Kementerian Transportasi, sedikitnya sepuluh orang memerlukan perawatan.

''Berdasarkan penyelidikan awal, pesawat tertabrak sekawanan burung hingga menimbulkan kebakaran di bagian mesin. Pesawat tidak menurunkan ban dan mendarat di atas perutnya di dekat perkampungan Rybaki, sekitar 3-5 kilometer dari bandara,'' ujar seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya, dikutip TASS.

Satu mesin pesawat dilaporkan mogok saat pilot melakukan pendaratan darurat. Ural Airlines dan Kementerian Gawat Darurat Rusia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Kementerian Kesehatan Rusia menerjunkan 20 mobil ambulans dan dua helikopter ke lokasi kejadian untuk merawat korban luka-luka.

Pusat Penanganan Musibah Rusia menyatakan sebanyak 55 orang mengalami luka-luka, 17 di antaranya anak-anak. Sebanyak enam orang terpaksa dibawa menuju dua rumah sakit. Ural Airlines menyatakan semua penumpang yang berniat kembali meneruskan penerbangan akan dibawa menuju Bandara Domodedovo.

Pesawat mengalami kerusakan berat dan tidak akan dapat digunakan dalam waktu dekat. Sekitar 1.000 dari 16.000 liter bahan bakar juga tumpah akibat kebocoran tangki. Sebagai bagian dari langkah penyelidikan, kotak hitam pesawat akan diserahkan kepada para ahli dari Komite Penerbangan Antar-Negara.

Ural Airlines memuji pilot Damir Yusupov beserta seluruh kru kabin atas koordinasi dan keberhasilan mereka dalam memprioritaskan keselamatan penumpang. Yusupov merupakan salah satu pilot paling berpengalaman di Ural Airlines. Lelaki berusia 41 tahun itu tercatat menerbangkan pesawat sebanyak 3.000 jam.

Dengan pengalaman dan pengetahuannya, Yusupov berhasil melakukan pendaratan darurat secara benar. Dia mencegah terjadinya benturan keras dan kobaran api di dalam kabin dengan mengandalkan perut pesawat di area yang luas dan terbuka. Yusupov merupakan lulusan Penerbangan Sipil Institut Ulyanovsk.

Peristiwa pendaratan darurat di dunia bukan kali ini saja terjadi. Sekitar 10 tahun yang lalu, pesawat maskapai US Airways juga melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson, New York, Amerika Serikat (AS). Seluruh penumpang berhasil selamat. Pesawat Airbus A320 itu juga tertabrak sekawanan burung sesaat setelah lepas landas dari Bandara LaGuardia hingga kehilangan daya angkat.

Atas aksi heroiknya itu, Pilot Chesley B Sullenberger, yang merupakan mantan Tentara Angkatan Udara AS, meraih penghargaan. Saat kejadian, dia tercatat menerbangkan pesawat sebanyak 19.663 jam, 4.765 jam di A320. Co-pilot Jeffrey B Skiles juga merupakan pilot berpengalaman. Jam terbangnya mencapai 15.643 jam.***