PEKANBARU, GORIAU.COM - Entah ulah siapa, yang jelas, bayi mungil yang diperkirakan belum genap seminggu lahir di dunia ini, dibuang orangtuanya di depan sebuah rumah warga di Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, Minggu (8/2/2015) dinihari. Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini.


Peristiwa itu menghebohkan warga Perum Puskopol Indah Sari, Kecamata Tenayan Raya, Pekanbaru. Bayi yang terbungkus kain bedong dan satu kotak susu bayi itu diletakan di teras rumah warga Linda (44). Di perkirakan bayi ini diantar orangtuanya sekitar pukul 01:30 WIB.


Pemilik rumah, Linda kepada wartawan mengatakan, dia mengetahui adanya bayi di teras rumahnya karena ada suara menangis. Saat itu, dirinya sudah tertidur dan akhirnya terbangun begitu mendengar tangis bayi.


''Saya terbangun karena ada suara bayi menangis. Saya mencoba membuka pintu, ternyata bayi itu ada di depan pintu,'' kata Linda.


Kaget ada bayi tersebut, lantas pemilik rumah membangunkan warga sekitar. Pagi buta itu pun warga setempat heboh atas penemuan bayi tak berdosa ini. Wargapun lantas menghubungi RT setempat terkait penemuan bayi yang terbungkus kain itu. Warga sempat membawanya ke klinik terdekat.


Atas penemuan bayi tersebut, warga setempat melaporkan ke pihak kepolisian. Menurut Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Meilki Barata, pihaknya sudah menindaklanjuti kasus penemuan bayi tersebut.


Dari tangan warga, bayi ini dibawa tim kepolisian ke RS Bhayangkara Polda Riau, di Jl Kartini, Pekanbaru. Bayi yang diduga sengaja dibuang orangtuanya itu, saat ini dalam pengawasan tim medis.


''Tapi sebelum dibawa ke RS Polda Riau, bayi tersebut sempat dibawa warga ke klinik setempat. Diperkirakan usia bayi ini belum genap seminggu,'' kata Kompol Meilki.


Hasil pemeriksaan medis, lanjut Kompol Meilki, bayi berkulit terang ini dalam kondisi sehat. Sementara ini, bayi tetap berada di RS Polda Riau.


''Bayi tersebut dalam pengawasan pihak medis di RS Polda Riau. Kita akan menyelidiki kasus ini untuk mencari tahu siapa orangtua dari bayi tersebut,'' tutup Meilki. ***