JAKARTA - Video yang memperlihatkan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyodorkan amplop kepada seorang kiai sepuh beredar di media sosial.

Peristiwa itu diduga terjadi saat Luhut berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Kholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Sedangkan kiai yang menerima amplop dari Luhut itu adalah Pengasuh Ponpes Nurul Kholil, Kiai Zubair Muntasor.

Dikutip dari republika.co.id, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Mochamad Afifuddin mengatakan, pihak Bawaslu Jawa Timur tengah melakukan penyelidikan terhadap video yang viral tersebut.

''Lagi ditangani Bawaslu Jatim,'' kata Afifuddin dalam pesan singkatnya kepada Republika.co.id, pada Kamis (4/3).

Bawaslu belum memutuskan apakah ada pelanggaran-pelangaran yang berkaitan dengan kampanye untuk Pemilu pada kunjungan Luhut ke pesantren Nurul Kholil itu.

Sodorkan Amplop

Selasa (2/4/2019) lalu, politikus Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya, @AndiArief_, mengunggah video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat pria mirip Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan tengah duduk bersama kiai yang diduga berada di Pondok Pesatren Nurul Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Saat itu Luhut memegang sebuah amplop dan langsung menyodorkan kepada kiai tersebut. Kiai itu pun langsung menerimanya dan buru-buru melipatkan amplop yang diberikan Luhut.

Usai memberikan amplop, Luhut sempat meminta kiai sepuh tersebut untuk mengajak umat mengenakan baju putih ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan 17 April 2019.

''Tolong sampaikan pada tanggal 17, tolong disampaikan ke semua umat, santri pergi ke TPS pakai baju putih,'' ucap Luhut dalam video tersebut.

Kiai itu merespons permintaan Luhut dengan menganggukkan kepalanya. Sontak, orang-orang yang berada di tempat itu menyambutnya dengan tawa ringan.

''Pakai baju putih?'' tanya kiai itu untuk memastikan.

''Iya iya, yang pakai baju putih,'' balas Luhut. ***