PALEMBANG - CL (16), seorang siswi SMK di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi korban pencabulan yang dilakukan remaja berusia 15 tahun yang baru seminggu dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Dikutip dari merdeka.com, pelaku berinisial AD mengaku terdorog melakukan hubungan intim dengan CL karena terpengaruh video porno yang kerap ditontonnya.

AD dijemput anggota polisi bersama keluarga korban di rumahnya di kawasan Perumnas Palembang, Sabtu (15/12). Dia terancam dipenjara maksimal tujuh tahun penjara karena melanggar Undang-undang Perlindungan Anak.

Tersangka mengaku baru berkenalan dengan korban seminggu sebelum kejadian. Meski belum pernah bertemu, mereka sepakat menjalin kasih dan akhirnya menjemput korban main ke rumahnya.

''Baru seminggu kenal dan langsung pacaran, kenal lewat FB,'' ungkap tersangka AD di Mapolresta Palembang, Senin (17/12).

Saat bertandang ke rumahnya itulah, tersangka mengajak korban melakukan hubungan intim. Ketika itu rumah tersangka sedang sepi.

''Saya ajak ke ruang tamu, di situlah kami begituan (hubungan badan), cuma satu kali,'' ujarnya.

Usai bersetubuh, tersangka berencana mengantar korban pulang. Namun, turun hujan lebat sehingga korban diminta tidur di rumah bersama ibu tersangka, tanpa meminta izin kepada keluarga korban.

''Saya keseringan nonton film porno di HP, begitu ketemu langsung nafsu-an. Tapi saya janji tanggung jawab, lagi pula kami suka sama suka,'' kata dia.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Palembang, Update Henny Kritianingsih mengatakan, tersangka dijemput anggota bersama keluarga korban sehari usai kejadian. Saat itu, korban masih berada di rumah tersangka dan mengaku telah dicabuli.

''Tersangka mengakui perbuatannya. Kita kenakan UU Perlindungan Anak, ancamannya tujuh tahun penjara,'' jelas dia.***