MAKASSAR - SA (43), auditor di Inspektorat Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diduga mencabuli tiga anak kandungnya yang masih bocah.

Dikutip dari sindonews.com, kasus ini sebenarnya sudah dilaporkan ke kepolisian setempat, tapi tidak kunjung diproses secara hukum sebagaimana harapan ibu tiga anak malang itu, R (41). Olehnya itu, sang ibu memutuskan mengadu ke P2TP2A Kota Makassar, Sabtu (21/12/2019).

R mengaku sudah berpisah dengan SA. Ia tidak menyangka bila mantan suaminya itu tega mencabuli tiga buah hatinya, yang masing-masing berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun.

Ia menceritakan, perbuatan bejat sang ayah terkuak setelah ia curiga melihat gerak-gerik anak-anaknya. Kecurigaan pertama muncul setelah melihat putri sulungnya berinisial AL berubah menjadi sosok yang pendiam dan tertutup.

''Dia (AL) tiba-tiba kadang langsung masuk kamar. Dia tidak lagi main-main sama adiknya yang dua orang ini. Saya lihat juga di bawah matanya (selaput) hitam. Kan tidak mungkin kalau dia kurang tidur karena dia masih sekolah,'' ucap R, kepada awak media di Makassar, Sabtu (21/12/2019).

Selanjutnya, pada awal Oktober giliran anak bungsunya berinisal AZ yang mengeluhkan. Ia menyebut alat vitalnya, terasa perih. Ibunya lantas mengecek alat vital sang anak dan meminta buah hatinya itu untuk berterus terang.

''Hari itu saya langsung kumpul semua ini anak tiga orang. Saya suruh cerita, tapi mereka diam-diam. Akhirnya anak kedua saya yang laki-laki MR (6) cerita kalau pernah lihat kakaknya dikasih begitu (dicabuli) sama ayahnya,'' terang dia.

R spontan kaget dan terpukul. Dia lantas mengadu ke kepolisian. Hanya saja laporannya tidak kunjung ditindaklanjuti kepolisian. Karena itu, ia kemudian memilih mengadu ke P2TP2A Kota Makassar.***