PADANG - Warga Kota Padang, Sumatera Barat, dihebohkan adanya pedagang sate menggunakan daging babi. Sate daging babi itu dijual di kios sate KMS di kawasan Simpang Haru.

Dikutip dari kumparan.com, pada Selasa (29/1) sekitar pukul 19.00 WIB, tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Perdagangan, BPOM, dan Satpol PP Padang, menggerebek kios sate KMS.

Kabid Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Padang, Novita Latima, mengatakan, penggeledahan dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait penjualan sate yang menggunakan daging babi.

''Berawal dari laporan masyarakat, kemudian kita beli sampel ke pedagang sate ini. Sampel kita kirim pada Oktober 2018 ke Balai BPOM Padang, selanjutnya merujuk ke Balai BPOM Aceh dengan alat yang lebih canggih,'' kata Novita, Selasa (29/1).

Novita mengatakan, hasil pemeriksaan terbukti daging sate KMS positif B2 atau mengandung daging babi. Menurut dia, hal ini tentunya sangat merugikan umat Islam yang diharamka mengonsumsi daging babi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, mengatakan saat digeledah, pedagang sate sempat membuang tumpukan tusukan sate ke dalam got.

''Jika tak bersalah, kenapa daging dilempar ke dalam got saat kami datang,'' ujarnya.***