BANJARMASIN - Enam mahasiswi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjary, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi sorotan saat aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kalsel, Kamis (26/9/2019) lalu.

Penyebabnya adalah, mereka memegang selembar poster bertuliskan 'Zinahi Saja Aku! Jangan Zinahi Negaraku!'. Saat itu, mereka ikut demonstrasi menolak sejumlah UU KPK hasil revisi dan sejumlah RUU kontroversial.

Dikutip dari kumparan.com, dari penelusuran wartawan banjarhits.id, diperoleh sejumlah fakta terkait sosok dan aksi enam mahasiswi Uniska ini. Berikut faktanya:

1. Enam mahasiswi itu berstatus mahasiswa baru (maba) Fakultas Ekonomi (FE) Uniska.

2. Enam mahasiswi ini tergabung dalam satu kelompok ketika ospek maba pada awal September 2019.

3. Dekan FE Uniska sudah memeriksa keenam mahasiswi pembawa poster.

4. Rektorat Uniska memastikan ada sanksi untuk enam mahasiswi itu.

5. VK, satu di antara enam mahasiswi itu, sempat sakit, tak berselera makan, dan takut pulang ke rumah.

6. Poster ‘Zinahi Saja Aku! Jangan Zinahi Negaraku!' bukan ditulis oleh enam mahasiswi ini.

7. Enam mahasiswi sudah meminta maaf atas viralnya foto poster tersebut.***