PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2023 kembali mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa sebesar Rp278 miliar lebih.

Anggaran bantuan tersebut naik dari tahun 2022 ini sebesar Rp238 miliar lebih dengan rata-rata Rp150 juta per desa. BKK Pemprov Riau itu akan disalurkan kepada 1.591 desa di sembilan kabupaten se-Riau.

"Untuk BKK desa tahun 2023 sebesar Rp278 miliar. Meningkatkan dari tahun ini," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan Pencatatan Sipil (PMD-Dukcapil) Riau, Djoko Edy Imhar.

Djoko mengatakan, jumlah BKK desa yang disalurkan berdasarkan klasifikasi terhadap BUMDes, sehingga bantuan yang diterima desa tidak sama. Namun jika dirata-ratakan per desa Rp175 juta.

"Jadi bantuan keuangan desa variatif, tergantung klasifikasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dasar, tumbuh, berkembang dan maju. Jadi bantuan sangat ditentuan oleh klasifikasi," terangnya.

Untuk mempercepat penyaluran BKK desa tahun 2023, lanjut Djoko, pihaknha telah menyampaikan pagu indikatif untuk penggunaan BKK 2023 kepada 1.591 desa pada awal Desember 2022 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten.

"Pagi indikatif itu agar dapat dimuat dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) untuk percepatan penyaluran DKK desa tahun 2023," tukasnya. ***