PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau selama tahun 2022 telah memberikan bantuan berupa 35 unit kapal untuk nelayan di delapan kabupaten/kota di Riau. Selain bantuan kapal, nelayan juga dapat bantuan alat tangkap ikan berupa jaring.

Kepala DKP Riau, Herman Mahmud mengatakan, bantuan kapal dan alat tangkap tersebut sebagai salah satu wujud Pemprov Riau membantu meningkatkan perekonomian para nelayan. Hal ini juga sejalan dengan program pengentasan kemiskinan yang sedang terus dijalankan.

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemprov Riau terhadap para nelayan. Harapannya dengan bantuan tersebut, dapat meningkatkan perekonomian nelayan dan juga bisa mengentaskan kemiskinan," kata Herman, Selasa (27/12/2022).

Herman menjelaskan, bantuan kapal dan alat tangkap ikan lainnya tersebut diberikan kepada kelompok nelayan yang ada di Kabupaten Bengkalis sebanyak enam kelompok, Indragiri Hilir sebanyak lima kelompok.

Kemudian di Dumai dua kelompok, Rokan Hilir 13 kelompok, Kepulauan Meranti tujuh kelompok, Pelalawan satu kelompok, Indragiri Hulu dua kelompok dan Pekanbaru tiga kelompok.

Adapun rincian bantuan kapal yang diberikan yakni kapal fiber 1 GT mesin katinting sebanyak 22 unit. Kemudian kapal fiber 1 GT mesin inboard 2 unit, kapal fiber 2 GT mesin inboard 7 unit, kapal fiber 3 GT mesin inboard 1 unit, kapal 4 GT mesin inboard 1 unit, dan kapal fiber 5 GT mesin inboard 2 unit.

"Selain itu, kita juga bantu mesin kapal perikanan 16 unit. Bantuan alat penangkapan ikan berupa gill net ukuran mata jaring 2-2.5 inchi 1.103 unit. Gill net ukuran mata jaring 3-3.5 inchi 362 unit, gill net ukuran mata jaring 2.8 inchi 676 unit, gill net ukuran mata jaring inchi 115 unit, bubu 140 unit, trammel net 200 unit," jelasnya.

Tahun depan, pihaknya juga akan kembali memberikan bantuan kapal dan alat penangkap ikan kepada para nelayan. Pihaknya berupaya, tahun depan bantuan yang diberikan jumlahnya lebih banyak.

"Dalam pengadaan bantuan khusus kapal kepada para kelompok nelayan, kami juga didampingi pihak Kejati Riau," tandasnya. ***