PEKANBARU - Program Dokter Siaga 24 Jam di Puskesmas akan diresmikan pada awal tahun ini. Agar warga paham, maka program ini harus disimulasikan terlebih dahulu.

"Dokter Siaga 24 jam di Puskemas merupakan program Dinas Kesehatan (Dinkes). Program ini juga akan diresmikan pada awal tahun," kata Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Masykur Tarmizi, Jumat (13/1/2023).

Aturan hukum terkait program ini sudah ada berupa Peraturan Walikota (Perwako). Petunjuk teknis (juknis) juga telah diterbitkan Dinkes.

"Pj Walikota minta program ini disimulasikan terlebih dahulu. Agar, kami bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan program ini," ungkap Masykur.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru akan meluncurkan program dokter siaga 24 jam di puskesmas. Dokter ini akan datang ke rumah warga yang sakit.

"Saya melihat Pemko Pekanbaru sudah berjarak dengan masyarakat. Pemko tak lagi menyentuh masyarakat. Makanya, saya membuat program tahun depan," kata Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun.

Ada tiga program yang telah dibuat. Pertama, dokter puskesmas siaga 24 jam. Program ini akan diluncurkan Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Oktober nanti.

"Tapi, dokter ini hanya menangani penyakit ringan. Dokter ini bisa datang ke rumah," ucap Muflihun.

Program kedua yaitu bantuan bagi warga yang anggota keluarganya meninggal dunia. Pemko Pekanbaru akan memberikan bantuan Rp1 juta kepada ahli waris. Program ini akan dianggarkan tahun depan.

"Bantuan ini kami berikan agar pihak keluarga dapat merasakan bantuan pemerintah," ujar Muflihun.

Program ketiga yakni, beasiswa bagi masyarakat. Walaupun, jumlah beasiswa yang diberikan masih terbatas karena kondisi keuangan.

"Kami mencoba memunculkan kembali beasiswa bagi masyarakat," sebut Muflihun. ***