LONDON - Merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-25 pada usia 100 tahun, kedengarannya memang aneh. Tapi itulah yang terjadi dengan Doris Cleife.

Dikutip dari sindonews.com, Doris Cleife lahir pada hari kabisat atau tanggal 29 Februari, sehingga dia hanya bisa merayakan hari ulang tahunnya sekali empat tahun.

''Aku sudah menunggu seumur hidup untuk menjadi terkenal dan sekarang ini terjadi seperti ini,'' katanya seperti dikutip dari Sky News, Ahad (1/3/2020).

Staf di rumah tempat ia dirawat, Brunel Court di Portsmouth, Hampshire, telah menyelenggarakan pesta untuknya. Rekan penghuni, teman, dan pejabat lokal juga telah diundang untuk hadir.

Suaminya yang merupakan pensiunan penata rambut, Sam, telah meninggal pada tahun 1979. Oleh karenanya, Cleife akan merayakan hari ulang tahunnya bersama keluarga.

''Saya tidak pernah bermimpi akan mencapai sejauh ini - saya kehilangan ibu saya ketika dia masih sangat muda dan nenek saya meninggal ketika dia berusia 47 tahun tetapi di sini kita berada, dan saya memiliki saudara perempuan yang berusia 98 tahun,'' ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana rasanya merayakan ulang tahun yang ke 25, Cleife berkata: ''Saya tidak merasa berbeda.''

''Aku tidak mau dirayakan, tapi keluarga sudah lama membicarakannya, dan aku punya sepucuk surat dari salah seorang cicitku yang berusia tujuh tahun, katanya di akhir surat 'apakah Ratu tahu alamat Anda?','' imbuhnya.

''Saya sedang menunggu surat saya dari Ratu,'' cetusnya.

''Sejujurnya, saya merasa cukup filosofis tentang menjadi 100, tetapi saya berharap untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman baru dan keluarga saya,'' ia menambahkan.

Terkait dengan rahasia umur panjangnya, Cleife mengatakan semuanya tergantung pada makan enak dan jalan kaki kapan saja ia bisa.

''Saya selalu bekerja keras, tetapi saya banyak berjalan, dan saya pikir berjalan baik untuk Anda, itu membuat Anda bugar, setidaknya itu juga bagi saya,'' tuturnya.

Cleife pindah ke rumah perawatan tahun lalu, setelah tinggal bersama putri dan menantunya selama 40 tahun terakhir sampai putrinya meninggal pada bulan Mei lalu.

Cucu perempuan Cleife, Rachel Bowen mengatakan: ''Kami sangat bangga dengan nenek dan dia senang bisa merayakan tonggak sejarah yang begitu penting bersama teman-teman dan keluarganya.''

''Tahun lalu sangat sulit tetapi kami ingin merayakan hari yang menakjubkan ini dan seorang wanita yang luar biasa,'' sambungnya.

''Dia telah menarik kaki kita selama berbulan-bulan sekarang dengan mengatakan dia tidak bisa menunggu sampai ulang tahunnya yang ke-25,'' tukasnya

Cleife memiliki dua cucu, Rachel dan David; tiga cicit, Kirsty, Sammy dan Isla; dan dua piut, Tilly dan Thea.***