MAKASSAR - SH (7), seorang siswi kelas 1 SD asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengungsi ke Makassar, Sulawesi Selatan, pasca Palu diguncang gempa 7,4 SR dan diterjang tsunami Jumat (28/9) lalu.

Namun nasib malang kembali menimpa bocah korban gempa ini setelah berada di Makkassar. SH diperkosa tiga pemuda secara bergilir. Pemerkosaan terhadap SH terjadi di samping Perumahan BTN BPS 1, Kelurahan Sudiang, Biringkanaya, Kota Makassar, Selasa (16/10) siang.

Dikutip dari tribunvideo.com, Kapolsek Biringkanaya Kompol Nugraha menuturkan, awalnya SH tengah bermain sendirian lalu bertemu ketiga pelaku.

Korban kemudian ditarik ke sebuah lahan kosong dan diperkosa secara bergiliran.''Setelah melancarkan aksinya, pelaku membawa korban ke depan rumahnya. Saat masuk ke dalam rumah, korban merintih kesakitan dan menceritakan secara singkat kepada keluarganya,'' ungkapnya, dikutip dari sompas.com.

Satu pelaku, IDR (14), warga Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, telah ditangkap di lokasi kejadian.

''Dua pelaku lainnya yang diketahui berdomisili di Kabupaten Maros, kabur dan kini masih dalam pencarian polisi,'' ujar Nugraha.

Polisi memastikan, korban pemerkosaan ini merupakan korban bencana gempa di Palu. Namun polisi masih mengecek, apakah korban terdata atau tidak.

''Pengungsi dari Sulteng ke Makassar secara resmi ditangani Pemerintah Provinsi Sulsel ditampung di Asrama Haji, Sudiang, Makassar. Korban apakah terdata atau tidak, kita akan cek. Karena lokasi korban berada di luar Asrama Haji Sudiang dan berada di kompleks BPS,'' kata Nugraha.

Ia menerangkan, banyak pengungsi yang tak terdeteksi lantaran enggan ke penampungan dan langsung ke rumah keluarga.

''Jalur pengungsian kan banyak, ada lewat udara, laut, dan darat. Kita belum tahu korban ini lewat mana mengungsi. Karena banyak orang mengungsi lewat jalur darat juga,'' tandasnya.***