PEKANBARU – Tengku Buwang Asmara, anak kedua pendiri Kerajaan Siak yakni Raja Kecik yang menjadi sultan Siak ke-2 diusulkan menjadi pahlawan nasional. Tengku Buwang pada tahun 1746-1760 melakukan perlawanan dan menyebabkan 50 lebih tentara Belanda tewas di Selat Guntung, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.

Dukungan untuk menjadikan Tengku Buwang sebagai pahlawan nasional terungkap saat Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menerima audiensi Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) tingkat Provinsi Riau.

Pertemuan tersebut membahas hasil usulan pahlawan nasional yakni, Sultan Siak II Tengku Buwang Asmara bergelar Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah

Ketua TP2GD Riau, Profesor Suwardi mengatakan, Tengku Buwang Asmara memiliki catatan sejarah hebat dalam melawan kezaliman para penjajah demi mempertahankan marwah negeri.

“Kami dari Tim TP2GD membuat pengkajian tentang perjuangan Tengku Buwang Asmara atau Sultan Siak yang kedua Sultan Abdul Jalil Musafarsah,” kata Profesor Suwardi di Ruang Rapat Kantor Gubernur Riau, Senin (26/12/2022).

Dijelaskan dia, penulisan penelitian telah dilakukan sejak tahun 2019. Kemudian, pada tahun 2021 telah dilakukan seminar untuk tingkat kabupaten dan di tahun ini telah dilaksanakan seminar pengusulan ke tingkat nasional.

“Kita sudah membuat penulisan penelitian sejak 2019 dan hasilnya itu sudah kita seminarkan di tingkat kabupaten tahun 2021. Sehingga kemarin sudah dilaksanakan seminar tingkat provinsi dan nasional tanggal 13 Desember 2022,” jelasnya.

“Ya itulah yang kita laporkan kepada pak Gubernur, mudah-mudahan itu dapat diusulkan setelah diselaraskan semua materi yang sudah dipaparkan oleh pemateri,” lanjutnya.

Diungkapkan dia, bahwa Gubernur Riau Syamsuar merespons baik kegiatan yang telah dilakukan pihaknya. Lalu, dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sudah menyatakan pengusulan ini telah memenuhi syarat.

“Alhamdulillah dari Kementerian sosial yang sebagai permakalah juga mereka sudah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubri Syamsuar memberi apresiasi kepada Tim TP2GD Riau yang telah melakukan usulan pahlawan nasional. Menurutnya, hal ini merupakan sebagai upaya untuk melestarikan dan menjaga peninggalan sejarah yang akan dikenalkan kepada generasi milenial.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah mempersiapkan usulan pahlawan nasional ini. Semoga ini menjadi langkah baik untuk menjaga peninggalan sejarah kepada genarasi muda kita.” pungkasnya. ***