PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melantik 67 pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) atau Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Riau Masa Bakti 2022–2027.

Kegiatan pengukuhan kepengurusan tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Balai Serindit Gubernuran Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (10/01/2023).

Gubri Syamsuar mengatakan, dengan terbentuknya forum tersebut di Riau diharapkan bisa menjalin kerja sama berkelanjutan. Ia juga berpesan, agar pengurus TJSLBU/CSR dapat berkomitmen dalam mendorong dan membantu peningkatakan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Semoga ini dapat menjadi kerja sama yang berkelanjutan untuk peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat di provinsi Riau. Hal ini sebagaimana tertuang dalam hasil-hasil musyawarah daerah forum tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha Provinsi Riau Tahun 2022,” kata Gubri.

Gubri Syamsuar berharap, anggota Forum TJSLBU/CSR diberikan kemudahan untuk menjalankan visi misinya yakni turut menyejahterakan masyarakat Riau.

“Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan rahmat, hidayah, serta keridho Nya dalam mengemban misi mulia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat provinsi Riau,” harap Gubri.

Sementara itu, ketua Forum TJSLBU/CSR Provinsi Riau, Wijatmoko Rahtrisno berjanji akan selalu bertanggungjwab dalam melaksanakan tugas-tugas ke depannya.

"Sebagai pengurus Forum TJSLBU/CSR provinsi Riau masa bakti 2022-2027 Saya berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban saya sebagai pengurus forum dengan sebaik-baiknya dan seadilnya," ucapnya.

Wijatmoko mengaku akan selalu taat kepada ketentuan-ketentuan organisasi yang berlaku, sebagaimana di dalam ketentuan organisasi Forum TJSLBU/CSR.

“Kami akan selalu taat dengan ketentuan-ketentuan organisasi yang berlaku, serta setia dan teguh pada amanah musyawarah daerah dan bersedia mempertanggungjawabkan jabatan saya secara moral maupun organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Forum TJSLBU/CSR, Rio Zakarias Widiandaru mengungkapkan harapannya, pelantikan pengukuhan tersebut mampu menjadi titik tolak penting dari perwujudan konkrit agenda kolaborasi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Riau.

“Insya Allah ke depan Forum ini akan memberikan manfaat bagi kita semua terutama masyarakat Provinsi Riau yang menantikan kiprah forum CSR. Sebagai wahana kolaborasi dan Sinergi dalam kesejahteraan sosial dan kontribusi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Di kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbar Riau dan Kepri memberikan santunan kematian yang berasal dari dana APBD Provinsi Riau.

Santunan itu diberikan kepada dua orang guru honorer sebesar 42.000.000 dan untuk tenaga kerja tempat penginapan sebesar 168.384.450 yang terbagi dalam beasiswa anak, jaminan hari tua, serta jaminan pensiunan. ***