JAKARTA - Banyak wanita yang selalu ingat dan bahkan masih memikirkan mantan kekasihnya. Meskipun kadang perpisahannya sudah berlangsung sangat lama.

Dikutip dari okezone.com yang melansir dari laman Yourtango, pakar asmara dari Boston, Neely Steinberg, mengatakan, ada empat alasan wanita masih memikirkan mantan kekasihnya. Berikut ulasannya, seperti dikutip dilansir Lovepanky: 

1. Merasa Kesepian

Neely Steinberg mengatakan, kesepian adalah alasan yang paling mungkin mengapa wanita masih memikirkan mantan pacar, atau bahkan berkeinginan balikan. ''Tapi, itu bukan alasan yang baik, terutama jika itu satu-satunya alasan,'' katanya.

Sangatlah alami kehilangan kekasih, yang mungkin pernah menjadi bagian penting dari hidup kamu. Tetapi, penting diperhatikan dorongan apa yang membuat kamu memikirkan mantan, paling mungkin adalah kesepian. Kamu juga harus menyadari kenapa hubungan cinta dan dia kandas. Jadi, ingatkan diri kamu sendiri, tidak ada yang lebih sepi selain berada dalam hubungan salah.

2. Merasa Bosan

Jika kamu tidak memiliki hubungan cinta atau jomblo, pikiran kamu mungkin mulai berkeliaran kembali ke mantan. Kata Steinberg, hal itu murni untuk mengisi ruang saja.

''Masalahnya, hal itu hanya membuang waktu dan energi kamu. Lebih fokus pada diri sendiri atau memberi kesempatan pada pria lain,'' imbuhnya.

3. Menyangka yang Terbaik

Alasan ini cenderung membuat mantan pacarmu besar kepala setelah kalian putus. Terkadang seorang wanita menyakinkan dirinya bahwa pria mantannya tersebut adalah pacar terbaik yang pernah didapatkannya, kata Steinberg.

Lebih lanjut, Steinberg mengungkapkan, wanita memiliki pemikiran tersebut karena dia takut untuk mencari atau mulai mengenal pria lain. ''Bagaimanapun, ada banyak hal yang tidak diketahui tentang hubungan pacaran, dan itu bisa menjadi sesuatu yang menakutkan bagi wanita,'' tutur Steinberg.

4. Merasa Rugi dalam Berbagai Hal

Mungkin kamu memiliki pemikiran hubungan percintaan seperti bisnis. Apa yang sudah kamu berikan kepada dia, baik itu waktu, energi, uang, hati, bahkan air mata, itu tidak akan kembali lagi.

''Bagaimana membiarkan itu semua pergi ketika sudah memberikan begitu banyak,'' tutur Steinberg.

Steinberg menyarankan untuk mengubah pemikiran tersebut. Dia menyarankan, apapun yang kamu lakukan kepada dia selama pacaran sebagai pelajaran yang dibutuhkan dalam menjalin hubungan cinta. Karena, jika tidak memiliki pengalaman, bagaimana kita bisa menjadi lebih baik dalam menjalin hubungan cinta?

Ketika kamu merasa terjebak dalam perasaan memikirkan mantan pacar, yakinkan hatimu jika pikiran tersebut bukanlah cinta. Hal ini penting untuk mencoba menghindari rasa sepi, apalagi kamu masih jomblo atau takut memulai hubungan baru. Tetapi, semakin cepat kamu melupakan masa lalu, semakin cepat juga kamu bisa membuka diri untuk mendapatkan pacar baru.***