PEKANBARU - Tahun 2020 ini pandemi Covid-19 menghenyat semua lini, terutama masalah kesehatan. Kendati demikian, pelayanan kesehatan yang diberikan tetaplah nomor satu sehingga Provinsi Riau masih bisa mengukir prestasi pelayanan kesehatan di tingkat nasional.

"Di tahun 2020 ini kita mengalami kondisi yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19 namun Provinsi Riau masih bisa menunjukan kinerja Yang sangat baik," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau Mimi Yuliani Nazir, dalam laporannya pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (13/11/20), secara virtual.

Dihapan Gubernur Riau Syamsuar, Ketua DPRD Riau Hardianto, dan Forkopimda Riau, Mimi membeberkan, beberapa prestasi dalam pelayanan yang diperoleh pada tahun 2020 ini yaitu:

1. Peringkat 3 Puskesmas berprestasi Nasional yang diperoleh Puskesmas Kuala Enok, Kabupaten Inhil.

2. Peringkat terbaik pelayanan RS BPJS regional wilayah II yang diperoleh RSUD T Rafian, Kabupaten Siak.

3. Pesantren Syafaaturrasul di Kabupaten Kuansing, merupakan Pesantren terbaik Nasional dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di  Pesantren.

4. Juara 3 pelayanan Kesehatan Remaja Nasional yang diraih Puskesmas Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

5. Termasuk 10 Provinsi Angka Harapan Hidup (AHA) tertinggi Nasional, dan tertinggi di Sumatera 71,67.

Gubernur Riau Syamsuar pada kesempatan itu, dalam elu-eluannya mengatakan, atas nama Pemprov Riau dan Satgas Covid-19 Riau dia mengucapkan selamat HKN yang ke-56, semoga seluruh tenaga Kesehatan dan non Kesehatan Riau diberikan kesehatan dan tetap menjaga semangat dalam rangka menangani pasien terkonfirmasi Covid-19 dan melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan di penyakit yang lainnya.

"Kami bangga atas prestasi para insan Kesehatan  dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk menangani pasien terkonfirmasi Covid-19 maupun yang suspek yang masih ada di beberapa rumah sakit," ujar Syamsuar.

Keberhasilan yang dicapai ini, kata Syamsuar, adalah keberhasilan para tenaga kesehatan dan non kesehatan yang bekerja keras dan semangat juang yang kuat walaupun pekerjaannya memiliki resiko yang tinggi bagi kesehatan diri sendiri dan orang terdekat. (rls)