JAKARTA - Analis Politik dari Etos Indonesia Institute (EII) Iskandar, meyangsikan sistem komputerisasi KPU steril dari potensi kecurangan Pemilu 2019. Meskipun, penghitungan suara hasil Pemilu dilakukan secara manual.

"Tetep semuanya lewat komputerisasi. Nah, ada ruang untuk curang di situ-di sistem komputerisasi," kata Iskandarsyah kepada GoNews Grup di markas TKN 01 di bilangan Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (12/03/2010).

Iskandarsyah lantas mengaitkan dengan dugaan-dugaan DPT invalid menyusul dihapusnya ratusan warga negara asing (WNA) dari DPT-HP 2 yang ditetapkan KPU RI, Desember 2018 lalu.

"Dari mana (ruang kecurangan itu, red)? Dari data yang tidak valid. Yang harus kita perhatikan adalah jumlah DPT itu berapa sebenarnya. Memang tidak bisa ada penggelembungan suara tapi mungkin ada penyusutan DPT. Nah, ini yang bisa di-switch," kata Iskandarsyah.

Ads
Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra, memastikan bahwa sistem IT KPU relatif aman dari kecurangan. Korelasi antara DPT yang disebut invalid dengan sistem tabulasi KPU pun disebut tidak relevan.

"Nggak ada hubungan," tegas Ilham kepada GoNews Grup di kantornya, Selasa (12/03/2019) malam-jika sistem komputerisasi tabulasi yang dimaksud adalah Situng KPU.

Ilham menjelaskan, Situng hanyalah sistem informasi kepada masyarakat terkait rekap data C1. Formulir C1 di setiap TPS akan diserahkan oleh PPK kepada KPU Kabupaten/Kota dan dilanjutkan ke KPU RI.

"Penghitungan (di TPS, red) nya sudah selesai kan? Di-scan kemudian direkap oleh temen-temen di Kabupaten/Kota. Hasil itu kemudian dikirim ke KPU Pusat. Dari TPS ke PPK, direkap per TPS-nya, ada saksinya, ada panwasnya, ada saksi dari partai (pengusung, red) kedua pasangan calon (Capres/Cawapres 01/02, red), ke Kabupaten, ke Provinsi, kemudian ke KPU RI. KPU RI menetapkan DPR RI, Presiden dan DPD," kata Ilham merinci.

Jadi, Ilham kembali menegaskan, "Nggak ada hubungannya sama Situng, Situng itu kan cuman informasi saja. Nggak ada hubungannya sama Situng,".

Untuk diketahui, Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019 adalah sistem bentukan KPU yang sudah disosialisasikan pada Jumat (18/1/2019) lalu.

Tak hanya menyosialisasikan Situng, KPU juga memintai pendapat Bawaslu, perwakilan Partai Politik, perwakilan pasangan Capres-Cawapres, Badan Cyber, BPPT dan Perguruan Tinggi.***