JAKARTA - Ketua Tim Penanggulangan Dampak Kebakaran Tangki RU VI Balongan, Maman Kostaman mengungkapkan, ganti rugi atas properti warga korban kebakaran tangki BBM di Kompleks Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat ditergetkan rampung sebelum lebaran.

"Total terdapat 3.074 rumah yang terdampak di lima desa di Kecamatan Balongan. Tentunya pembayaran akan dilakukan bertahap. Rencananya, pembayaran bisa selesai sebelum Lebaran ini," kata Maman dalam pernyataan resmi yang dikutip GoNEWS.co, Kamis (29/4/2021).

Asisten Daerah II Kabupaten Indramayu itu mengungkapkan, nilai ganti rugi dihitung berdasarkan SOP (standard operating procedure), peraturan perundang-undangan, dan mengacu standar harga bangunan serta standar harga yang sudah ditetapkan melalui keputusan bupati. Perhitungan juga dilakukan dengan menambahkan komponen harga, baik material bangunan maupun upah.

Misalnya, ada keramik pecah satu, yang kita ganti tidak satu, karena belinya kan harus satu dus, jadi konversi ganti ruginya satu dus ditambah upah untuk memperbaiki.

Artinya, lanjut Maman, semua komponen kerusakan diperhitungkan dan warga tidak dirugikan, bahkan mungkin menerima kelebihan, karena estimasi dinaikkan ke atas.***