PEKANBARU, GORIAU.COM - Kendati persiapkan pelantikan pengurus PWI Cabang Riau tanggal 20 Oktober 2012 sudah mulai rampung. Namun, muncul permasalahan baru terkait penandatangan Surat Keputusan (SK) pengurus PWI Cabang Riau karena dinilai ada keganjalan.


Eddy Ahmad RM, salah seorang Sekretaris Panitia Konfercab mempersoalkan PWI Pusat yang telah mengeluarkan SK kepengurusan itu. Kepada wartawan, Jumat (12/10/2012) ia mengatakan, tidak pernah menandatangani berita acara hasil Konfercab. ''Saya tidak ada teken hasil Konfercab,'' katanya.


Tapi anehnya, sambung Eddy, kok bisa PWI Pusat menerbitkan SK Kepengurusan PWI Cabang Riau 2012-2017. Disini ia merasa kecewa, dikarenakan PWI sebagai organisasi profesi yang salama ini mengedepankan soal etika, soal moral, soal hukum dan soal aturan tapi malah melanggar.


Dikatakannya, sebagai organisasi yang selama ini menjadi pilar terdepan di dalam membangun demokrasi dan komunikasi moral. Tentu ini menjadi pertanyaan bagi semua pihak nantinya, termasuk dirinya sendiri yang selaku Sekretaris Panitia Pelaksana (Steering Committee) Konfercab.


Edy mengatakan, apa dasar dan pertimbangan PWI Pusat menerbitkan SK Kepengurusan hasil Konfercab PWI Riau tahun 2012-2016. Karena menurut hemat dirinya ada hal-hal yang tidak beres di dalam pelaksanaan Konfercab. ''Saya tidak ada tandatangani hasil itu,'' katanya.


Dikatakanya, selaku sekretaris pimpinan sidang Konfercab, tidak tandatangani hasil keputusan Konfercab. Baik itu soal penjadwalan, voting, bahkan hasil kemenangan bagi H Dheni Kurnia. Oleh sebab itu, patut dipertanyakan ke PWI Pusat yang telah mengeluarkan SK Kepengurusan PWI ini.


Ditanyakan apakah terpilihnya H Dheni Kurnia sebagai ketua itu sah? Eddy mengakui, itu sah, tapi hasil pemilihan itu mestinya diperkuat dengan legalitas berita acara. ''Organisasi manapun, berita acara harus ditandatangai pimpinan sidang. Ketua, wakil ketua, sekretaris,'' ujarnya.


Disinggung apakah ini karena kecewa karena dirinya (Eddy-red) tidak masuk di dalam "kabinet" Dheni Kurnia sekarang? Eddy mengatakan, bahwa dirinya pernah ditawarkan Dheni sebagai Ketua Bidang Organisasi PWI Cabang Riau tetapi jabatan tersebut ditolaknya.


Sementara itu Ketua PWI Cabang Riau terpilih Dheni Kurnia yang dihubungi melalui telepone selulernya, membenarkan jadwal pelantikan kepengurusan PWI Riau ini pada 20 Oktober 2012 di Hotel Mutiara Pekanbaru. ''Yang dilontarkan Eddy itu, saya rasa sah-sah saja,'' katanya.


Tapi Dheni mengingatkan yang mengesahkan hasil Konfercab PWI Riau itu adalah pengawas dari PWI Pusat. Dheni kembali menyatakan bahwa Eddy yang tidak mau meneken. Makanya, tidak mungkin organisasi ini tidak jalan hanya disebabkan Eddy Akhmad tidak mau neken hasil Konfercab. (rdi)