BANDA ACEH - Masyarakat Bireuen, Aceh khususnya sempat heboh sejak pagi tadi, Senin (7/11/2016) terkait penemuan benda mirip bom di depan gerbang Gereja Methodist Indonesia Bireuen. Bahkan benda in telah dievakuasi oleh tim jibom ke Kompi Detasmen B Pelopor Brimob, Jeulikat, Lhokseumawe.

Setelah dilakukan identifikasi oleh tim Satuan Brimob Polda Aceh, Kkompi Jeulikat Lhokseumawe, benda diduga bom rakitan yang diletakkan di depan TK Methodist Bireuen dinyatakan bukan bahan peledak atau bom.

Baca: Tim Penjinak Bom Brimobda Tiba di Geraja Bireuen

Kapolda Aceh Brigjen Pol Rio S djambak, melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan mengatakan, benda mirip bom atau diduga bom sebelumnya yang diletakkan oleh orang tak bertanggungjawab bukan bom atau peledak lainnya.

Baca: Warga Bireuen Padati Lokasi Temuan Dugaan Bom di Geraja

"Hasil identifikasi Unit Jibom atas temuan benda yang diduga bom rakitan di GMI Kabupaten Bireuen setelah diidentifikasi terdiri dari batu yang dilakban, disertakan antena mobil, toples kaca," terang Goenawan, Senin (7/11/2016) sekira pukul 12.29 WIB.

Baca: Benda yang Ditemukan di Vihara cuma Batu Bata

Hal yang sama juga terjadi di Kota Lhokseumawe sehari sebelumnya, di mana sebuah benda mirip bom diletakkan di depan Vihara Budha Tirta, Pusong. Setelah diselidiki oleh tim Jibom ternyata isi balutan benda tersebut adalah batu bata.