BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung sepakat untuk mewujudkan Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menjadi smart city. Hal itu tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Walikota Bandung H Oded Muhammad Danial, SAp dan Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, MSi, 13 Maret 2019.

Menurut Bupati Mursini, MoU ini merupakan upaya Pemkab Kuansing dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik sebagaimana diatur dalam Kepres 95 tahun 2018.

"Dari sekian banyak aplikasi yang diterapkan Pemko Bandung, Kuansing bisa mengadopsinya. Supaya ada peningkatan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel," ujar Mursini.

Adapun aplikasi yang akan diadopsi Kuansing yakni e-SAKIP, e-Budggeting, e-SKP, e-Office dan e-Goverment serta beberapa aplikasi yang mendukung terwujudnya smart city.

"Aplikasi sangat bagus. Misalnya e-SAKIP. Kita berharap, aplikasi ini mampu meningkatkan penilaian SAKIP dari B ke A. Seperti Bandung yang awalnya CC menjadi A. Tentu, semua itu tak terlepas dari semangat seluruh ASN," ujar Mursini.

Dikatakan Mursini, MoU dengan Bandung merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan misi kepala daerah, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan pelayanan publik yang prima.

Masih di tempat yang sama, Pemkab Kuansing dan Kota Bandung juga menjalin kerjasama penerapan sistem aplikasi berbasis elektronik.

Pada kesempatan ini, Mursini didampingi Kepala Bappedalitbang Ir Maisir, Asisten III DR. Agus Mandar, Kepala Disperindag Drs Azhar Ali, Kepala BPKAD Hendra AP, Kepala Bapenda Jafrinaldi AP, Kadis Pariwisata DR Indra Suandy, Kadis Kominfos Ir Samsir Alam, Kasatpol PP Erdiansyah, S.Sos, dan Kabag Humas dan Protokoler Ridwan Amir, S.Sos.***