SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sejak berpisah dari Kabupaten Induk, Bengkalis, kini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus melakukan pembenahan di berbagai bidang. Salah satunya dalam berlalu lintas yang selama ini menjadi permasalahan sendiri sejak mekar menjadi kabupaten termuda se Riau.


Di Kepulauan Meranti, sejak dulu saat belum mekar, kelengkapan saat berkendara memang tidak begitu diperhatikan. Sebab, saat itu pula sangat sedikit terlihat polisi lalu lintas. Sebagian besar kendaraan roda dua waktu itu sangat jarang dilengkapi seperti spion, surat kendaraan, maupun pengendara sendiri yang jarang menggunakan helm. Namun, kondisi ini terus dibenahi setelah mekar menjadi kabupaten sendiri.


Selain telah memiliki Polres, dan jumlah personil kepolisian khususnya Polantas telah bertambah banyak, maka Pemda Meranti juga gencar mendukung program tertib berlalu lintas yang digagas Polres Kepulauan Meranti.


Komitmen untuk mendukung tertib berlalu lintas itu tidak hanya disampaikan Pemda melalui media ataupunn wadah lainnya. Pemda membantu pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan memberi beberapa perlengkapan kepada pengendara sepeda motor dan penarik becak di Kepulauan Meranti. Dengan harapan agar kedepannya meski terletak di pulau terluar, tidak ada alasan warga Meranti tidak tertib lalu lintas.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/18042015/2(1)jpg-1963.jpg
Undangan terlihat antusias mengikuti acara silaturrahim antara Pemkab Meranti dengan penarik becak ojek.

Penyerahan bantuan secara simbolis itu langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Msi saat menggelar temu ramah bersama abang penarik becak ojek Terminal Selatpanjang, di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Selasa malam (17/2/2015).


"Ini revolusi mental yang sangat baik," ujarnya Bupati Kepulauan Meranti mengawali sambutannya malam itu.


Dikatakan Bupati, Pemda Meranti komit mendukung program tertib berlalu lintas yang digagas Polres Kabupaten Meranti, salah satunya melalui bantuan pengurusan SIM agar keberadaan becak ojek dalam memfasilitasi transportasi umum semakin tertip. "ini solusi yang difasilitasi Pemda agar penarik becak ojek bisa beroperasi mencari nafkah dengan tenang," ujar Bupati


Seraya berharap penarik becak ojek tidak lagi mendapat masalah hukum karena sering terjaring razia. Bupati meminta bantuan Kapolres melalui Kasatlantas membantu percepatan penerbitkan SIM para abang penarik becak, karena seperti diketahui proses menerbitkan izin SIM cukup panjang dan memakan waktu karena dilakukan di Kabupaten Bengkalis. Kedepan Bupati berharap pengurusan SIM tidak perlu jauh-jauh dan dapat dilakukan di Selatpanjang.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/18042015/3(1)jpg-1964.jpg
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penarik becak ojek selatpanjang.

"Saya berharap seluruh penarik ojek memiliki SIM, mari berlalu lintas dengan tertip agar wajah Selatpanjang menjadi cantik,"ucap Bupati.


Pada kesempatan itu, sesuai usulan Ketua Persatuan Becak Ojek Selatpanjang Muslim Monas, H Irwan berjanji secara bertahap akan membantu perbaikan body becak, menurutnya itu perlu disamping mempercantik wajah Selatpanjang juga memberikan kenyamanan pada penumpang. "Kita juga akan meminta para tamu Pemda untuk naik becak," ujar Bupati agar terjadi peningkatan kesejahteraan para penarik ojek. Pada kesempatan itu Bupati menegaskan Pemda akan terus meningkatkan fasilitas jalan kota seperti di Alai, Banglas Barat, Jalan Pemuda. "Jika jalan mulus, lalu lintas lancar maka penarik ojek dapat menempuh seluruh jalan dan pengguna jasa ojek semakin banyak," jelas Bupati.


Demi kenyamanan penumpang, Bupati berharap kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk segera berkoordinasi untuk penetapan tarif . "Agar ada kepastian harga dan penumpang pengguna becak ojek dapat merasa aman dan nyaman," jelasnya.


Agar lebih teratur Bupati juga mengusulkan tiap becak diberi tanda sesuai jurusan agar tidak semerawut.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/18042015/4(1)jpg-1965.jpg
Foto bersama unsur Pemkab Meranti dengan pengurus Becak Ojek Terminal Selatpanjang.

Sementara itu, di tempat yang sama, pembina Becak Ojek Terminal Selatpanjang, Ardiansyah SH berharap kepada anggota lebih mandiri, Ardiansyah juga mengapresiasi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya selama lima tahun pertama kepemimpinan Bupati Irwan telah menancapkan pondasi pembangunan di Kabupaten Meranti. "Mari kita dukung Bupati untuk melanjutkan program pembangunannya. Kapolres Meranti yang diwakili Kasatlantas AKP. Amir Husen mengucapkan terima kasih pada para penarik becak ojek yang dinilai sangat membantu tugas kepolisian lalu lintas.


"Jika sudah tertip maka akan merubah wajah Kabupaten, dari tidak tertip menjadi tertip, hingga menjadi percontohan tertip lalu lintas di Provinsi Riau," harapnya.


Dengan inisiatif dari penarik ojek mengurus SIM secara kolektif dinilai sebuah bentuk dukungan tertip berlalu lintas. "Konsekwensinya sudah memenuhi syarakat mengendarai ojek dan berjalan tertip. Semoga dapat memberi contoh kepada masyarakat luas dalam tertip berlalu lintas," harapnya.


Pada Kesempatan itu Bupati juga melakukan penyerahan secara simbolis berupa SIM dan Bantuan Dana, Helm, Rompi, Kursi Roda serta Tandu untuk penumpang yang sakit yang diterima langsung oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara Persatuan Becak Ojek Terminal Selatpanjang. 


Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekdakab. Drs Iqaruddin MSi, Kepala Dinas/Badan, Kasat Lantas Polres Meranti AKP Amir Husein, Kabag Kesra Drs Rosdaner, Kabag Humas Eri Suhairy SSos, Camat Tebing Tinggi Asrorudin, Ketua Ormas, Tokoh masyarakat.


Bupati juga mengapresiasi para abang penarik becak ojek Selatpanjang yang terus memberikan kesan terbaik kepada pendatang khususnya mulai dari pelabuhan Selatpanjang yang menjadi wajah terdepan Kabupaten. Dan kondisi itu dinilai Bupati semakin baik dari waktu ke waktu. (adv)