JAKARTA - Dunia Pariwisata di Indonesia khusunya Provinsi Riau, saat ini memang berkembang pesat. Melihat hal itu, mau tidak mau Riau juga harus siap dengan segala hal yang berhubungan dengan Pariwisata, termasuk mempersiapkan SDM dan peningkatan servis.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) LSP Pariwisata Lancang Kuning Nusantara, Drs Riyono Gede Trisoko MM kepada GoNews.co, Jumat (22/07/2016).

Dan dalam rangka persiapan servis serta pelayanan publik sebagai penunjang dalam melayani para tamu yang datang ke Riau, maka pihaknya juga akan mengadakan Semi Loka Karya yang akan diadakan di Hotel Priemier Pekanbaru, Sabtu (23/07/2016) besok.

"Ini kan masih momen Idul Fitri 1437 H/ 2016, jadi selain Semi Loka Karya, kita sekaligus adakan silaturahmi dan Halal Bihalal," ungkap Riyono.

Dalam Semiloka Karya kali ini, kata Riyono, pihaknya mengambil tema "Peranan Asesor dan Peningkatan Servis serta Pengembangan Wisata Riau"

Menuruntnya dalam acara tersebut juga akan dibahas mengenai pengetahuan tentang perlindungan konsumen dan anak. Karena asesor adalah penguji kompetensi, yang diharapkan bisa menciptakan mutu pelayanan seperti mengajari cara kerja yang benar untuk perlindungan.

Hal ini dianggap penting karena Provinsi Riau mulai konsen terhadap pariwisata.  Dengan demikan sudah barang tentu akan lebih meningkatkan kualitas SDM masyarakat. 

"Alasan kenapa harus ada perlindungan dan servis baik mulai dari pramusaji diberbagai Rumah Makan, Restoran, Cafe dan lain-lain, karena saat ini banyak permasalahan dan  kejadian yang timbul.  Seperti hotel, dan pelaku usaha jasa yang masih minim terhadap pentingnya servis kepada konsumen atau pelanggan," ujarnya

Dari acara Semiloka Karya tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Pariwisata merupakan investasi unggulan saat ini. Maka sosialisasi standar kuliner dan ekonomi juga dipandang perlu.

Nantinya kita juga akan mengajak pelaku usaha untuk membiasakan 1. Penggunaan tisu makan. 2. Mengajak para pegawai untuk memakai sarung tangan," tegasnya.

Jika hal ini diterapkan kata dia, tentunya dunia wisata akan melihat SDM Riau makin berkualitas. Untuk mendukung pelaksanaan kampanye khususnya penggunaan tisu makan yang benar dan mengajak pegawai memakai sarung tangan, rencananya LSP LPKN Riau juga melibatkan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

"Kita memilih pak Gubernur sebagai modelnya atau katakanlah sebagai Brand Ambasador dalam kampanye tersebut," ujarnya.

Dirinya berharap, jika nantinya foto-foto imbauan yang menggunakan foto Gubernur Riau, SDM Riau benar-benar berkualitas. 

"Dan ini akan jadi gerakan bersama untuk meningkatkan mutu pelayanan. Lembaga Sertifikasi Peduli berharap semua karyawan yang bekerja dipelayanan publik harus mengikuti sertifikasi dan mendapat Sertifikat," tukasnya lagi.

Menurut Riyono, sampai saat ini pihaknya sudah memberikan penataran dan memberikan sertifikasi sekitar 2.500 orang karyawan dan 48 orang Asesor di Riau.(***)