HARI itu menjadi lanjutan hari bersejarah bagi Andriyanto (18), salah seorang siswa kelas II Sekolah Menengah Atas (SMA) Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Ia bersama sejumlah rekan lainnya, kembali terpilih mendapatkan beasiswa pendidikan dari PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Perusahaan produsen pulp dan kertas itu menggelontorkan dana sebesar 723 juta rupiah kepada 241 pelajar di lima wilayah kabupaten di Riau, meliputi Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti.

Ditemui usai menerima beasiswa, anak bungsu dari tiga bersaudara itu mengatakan program beasiswa yang diberikan RAPP sangat bermanfaat bagi dirinya. Menurutnya, beasiswa ini telah meringankan beban sang ibu yang menjadi tulang punggung keluarga sejak sang ayah meninggal dunia tiga tahun lalu. Ia menceritakan keseharian sang ibu yang bekerja di kebun karet guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara sang kakak sudah menikah dan tinggal bersama keluarganya di daerah lain.

''Dulu sebelum meninggal, ibu dan ayah saya bekerja di kebun buat makan dan kebutuhan sehari-hari. Tapi setelah ayah meninggal karena sakit, ibu kerja sendirian dan saya hanya bisa bantu kalau sedang libur saja,'' ucapnya lirih.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/24112015/beasiswa2j-3374.jpg

Manajer Stakeholder Relation (SHR) dan Community Developmet (CD) RAPP, Wan Jakh, menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada penerima beasiwa. Sebagai upaya meningkatka kualitas pendidikan, tahun ini RAPP memberikan beasiswa kepada 241 siswa kurang mampu  tingkat SMA di sekitar operasional perusahaan.

Kerja keras yang dilakukan ibunya pun harus terhenti karena divonis oleh dokter menderita tumor otak dua tahun lalu. Saat itu, Andriyanto harus berpikir keras agar dia bisa terus melanjutkan pendidikan sekaligus bisa membiayai pengobatan sang ibu. Kesulitan yang dihadapi Andriyanto tersebut akhirnya didengar pihak sekolah dan mendorong Andriyanto untuk mengikuti program beasiswa yang ditawarkan RAPP kepada sekolah-sekolah negeri. Bersyukur, Andriyanto terpilih mendapatkan beasiswa RAPP pada tahun pertamanya sekolah di SMAN 1 Pangean berkat prestasinya yang baik.

''Cita-cita saya ingin menjadi pengusaha kuliner dan punya banyak uang supaya bisa bikin ibu sembuh dan bahagia lihat anaknya sukses. Semoga RAPP jangan berhenti memberikan dan terus membantu para siswa yang tidak mampu seperti saya agar kami bisa terus melanjutkan pendidikan,'' ungkapnya optimis.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/24112015/beasiswa3j-3373.jpg

Para penerima beasiswa ditemani orang tua murid ketika berkumpul di Balai Pengembangan dan Pelatihan Usaha Terpadu (BPPUT), Town Site 2, Pangkalan Kerinci, baru-baru ini.

Sementara itu, Musliadi (18), siswa kelas 3 SMK Kerinci Kanan, Kabupaten Siak mengatakan selain membawa manfaat, beasiswa yang diberikan oleh RAPP bisa merubah pola pikir generasi muda sekarang khususnya bagi mereka yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. ''Beasiswa ini sebetulnya bukan hanya masalah mampu atau tidak mampu (secara ekonomi.red) tapi masalah prestasi. Kalau tidak mampu tapi berprestasi pasti banyak jalan untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi,'' katanya.

Musliadi mengakui pekerjaan sang Ayah yang setiap harinya memancing ikan di sungai Kampar terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pendidikannya sehari-hari, sehingga dengan adanya beasiswa dapat membantu dan memotivasi dirinya untuk berprestasi lebih baik lagi.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/24112015/beasiswa4j-3372.jpg

Para penerima beasiswa berfoto bersama manajemen RAPP di BPPUT.

''Bapak saya setiap hari mancing ikan di sungai Kampar untuk dijual ke pasar. Kadang ada (hasilnya), kadang gak ada, ya gak tentu juga, jadi dengan beasiswa dari RAPP ini, saya jadi bisa bantu bapak supaya tak terlalu terbebani dengan biaya pendidikan saya sekarang, saya sangat senang dan bersyukur bisa dapat beasiswa ini,'' ujar anak Sulung dari tiga bersaudara ini.

Upaya memajukan pendidikan di propinsi Riau khususnya Kabupaten Pelalawan mendapat sambutan positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan. Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Salbiah, mengapresiasi komitmen RAPP dalam memajukan pendidikan.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/24112015/beasiswa5j-3371.jpg

Pemberian Program Pendidikan CD RAPP kepada siswa di Pulau Padang diserahkan oleh Estate Manajer Pulau Padang, Marzum, didampingi Manajer CD, Sundari Berlian.

''Mari lebih giat belajar, pertahankan, tingkatkan prestasi dan buat orang tua kalian bangga termasuk orang lain dan daerah kita, untuk itu terima kasih kepada RAPP atas bantuan beasiswa ini, semoga dapat terus dilakukan dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk memajukan pendidikan di Pelalawan,'' ujar Salbiah

Manajer Stakeholder Relation (SHR) dan Community Development (CD) RAPP, Wan Moh Jakh Anza, menuturkan para penerima beasiswa lanjutan ini merupakan siswa-siswi terpilih yang mampu mempertahankan prestasi mereka di setiap jenjang pendidikannya sehingga berhasil mendapatkan beasiswa secara berkelanjutan. ''Ini merupakan komitmen dari pemilik perusahaan, Pak Sukanto yang ingin mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan dan membangun yayasan yang fokus untuk pendidikan seperti Tanoto Foundation,'' kata Wan Jakh.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/24112015/beasiswa6j-3370.jpg

Para siswa penerima beasiswa  Program Pendidikan RAPP berfoto bersama di depan SD 018 Desa Putri Puyu, Teluk Meranti, baru-baru ini.

Selain beasiswa, RAPP bersama Tanoto Foundation juga melakukan berbagai pelatihan terhadap guru, pelatihan keterampilan pelajar, program peningkatan perpustakaan, hingga bantuan fisik sekolah. ***