Putra Tembilahan Riau yang Ingin Jadi Presiden


Farhat Abbas lahir di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada tanggal 22 Juni 1976. Farhat dikenal sebagai pengacara yang kerap menangani kasus yang dialami selebritis. Dia sendiri akhirnya menjadi terkenal layaknya selebritis juga.


Pernikahannya dengan penyanyi Nia Daniaty, juga menjadikan warna tersendiri bagi kehidupannya.


Selain pria yang pernah menjadi calon legislatif lewat Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) itu, terkenal dengan sikap kontroversialnya yang kerap menghadapi masalah dengan sejumlah perempuan.


Farhat pernah diisukan telah menikahi perempuan bernama Ani Muryadi, yang berstatus sebagai seorang janda. Bahkan rumor menyebutkan Farhat telah menikahi perempuan itu pada 19 Mei 2005. Dari kasus asmara itu keduanya beralih pada persoalan tuntutan utang-piutang.


Perempuan lain yang juga dikabarkan pernah dinikahi Farhat adalah artis sinetron Kumalasari. Lewat pengakuannya perempuan ini juga mengaku memiliki hubungan khusus dengan Farhat.


Ditambah lagi perempuan bernama Melani Sukmawati alias Lala, yang juga mengaku pernah dinikahinya. Konon Lala mengaku uang belanja yang diberikan Farhat seret diterimanya dan memaksanya menuntut di pengadilan.


Meski 'heboh' diberitakan keputusan kasus-kasus tuntunan 'para perempuan' itu akhirnya hilang seperti ditelan angin.


Pada 9 Januari 2013, Farhat Abbas membuat kontroversi dengan komentarnya pada media sosial Twitter mengenai kasus plat mobil Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sejumlah pihak menyatakan komentar Farhat sebagai komentar rasialis. Akibat hal ini, Farhat dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Anton Medan dan pimpinan Komunitas Intelektual Muda Betawi, Ramdan Alamsyah. Sementara, Farhat Abbas menyatakan komentarnya tersebut bukanlah komentar rasialis.


Rencananya Farhat ingin maju dalam pemilihan presiden 2014. Didukung oleh Partai Pemuda Indonesia dan Gerakan Aku Indonesia, Farhat Abbas ingin mengedepankan beberapa visi dan misi yang sudah disiapkannya. Jika dirinya terpilih menjadi presiden pada pilpres nanti, Farhat akan melakukan perubahan besar-besaran di aspek pendidikan.


Akhir-akhir ini Farhat Abbas mulai mengkampanyekan dirinya menjadi calon presiden. Kendati belum ada satu partai pun yang meminangnya sehingga banyak pihak yang meragukan kelanjutan karier Farhat untuk meramaikan bursa capres Pemilu 2014. Farhat Abbas ingin mengedepankan beberapa visi dan misi yang sudah disiapkannya. Jika dirinya terpilih menjadi presiden pada pilpres nanti, Farhat akan melakukan perubahan besar-besaran di aspek pendidikan. (***)





Punya info menarik di sekitar anda atau ingin berbagi berita silahkan sms ke 081365093962 atau via email: goriau2012@gmail.com (lengkapi data diri atau instansi untuk berita warga dan rilis)