PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintahan Kota Pekanbaru bernama Dwinoto Saputra mengalami luka lebam akibat dipukuli pengendara sepeda motor yang disenggolnya saat sedang melakukan patroli. Pria berumur 28 tahun itu merasa tak senang dan melaporkan hal itu ke Polisi pada Sabtu malam (25/1/2014).


Kapolsek Tampan, Komisaris Polisi Suparman, ketika dikonfirmasi merdeka.com sebagaimana dikutip GoRiau.com membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya tengah mencari pelaku yang memukuli anggota satpol PP yang tengah membawa mobil patroli tersebut.


''Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dwinoto mengaku dianiaya seorang warga yang disenggolnya saat membawa mobil patroli satpol PP di jalan Cipta Karya kelurahan Tuah karya Panam, kecamatan Tampan, Pekanbaru,'' kata Suparman.


Suparman menambahkan, mobil patroli Satpol PP yang dikendarai Dwinoto tanpa sengaja menyenggol sepeda motor yang melintas didekatnya, ''Warga tersebut terjatuh. Lalu dibantu warga yang kebetulan berada di situ mengeroyok anggota Satpol PP tersebut, setelah itu sejumlah warga tersebut melarikan diri,'' ujar Suparman.


Saat itu Dwinoto tak sendirian. Sewaktu patroli dia ditemani dua temannya sesama anggota Satpol PP yang ikut dalam mobil. Tetapi, kedua temannya itu tak berani membela lantaran jumlah warga yang menganiaya Dwinoto terlalu banyak.


''Kedua teman Dwinoto tersebut yaitu Madi Permanasesa dan Randi. Saat ini kami masih mengumpulkan bukti dan memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian,'' pungkas Suparman. ***