PEKANBARU, GORIAU.COM - Bakal Calon Gubernur Riau H. Jon Erizal, SE, MBA, sedang menyiapkan visi, misi dan program kerja yang akan dilakukannya jika terpilih menjadi Gubernur Riau masa bhakti 2013-2018 mendatang. Seiring dengan itu, pihaknya makin gencar melakukan silaturrahim sekaligus menyerap aspirasi dari masyarakat Riau. Hasil penyerapan aspirasi itu akan dirumuskan menjadi visi, misi dan program kerja yang akan diterapkan nanti.


Hal itu disampaikan Jon Erizal kepada wartawan seusai bersilaturrahim dengan warga Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Sabtu (9/3/2013) lalu.


Dalam kesempatan itu dilakukan pelantikan Ketua RW 06 Herlana, Ketua RT 01 Hery Putra, RT 02 Lamijan, RT 03 Agus Salim dan RT 04 Zulhaidi, serta Ketua Pemuda Agus Lestari oleh Lurah Muara Fajar Anwar. Hadir Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sondia Warman dan anggota DPRD Pekanbaru Arbi Abdul Ajis. ''Visi, misi dan program kerja sedang kita siapkan,'' ujarnya.


Menurut Jon Erizal, apa yang dilakukannya berbeda dari kebiasaan. Biasanya, seorang calon gubernur menyiapkan lebih awal visi, misi dan program kerja yang lengkap sesuai dengan data-data ilmiah dan pemikiran si calon. Namun yang dilakukannya justru terbalik dari kebiasaan.


''Saya keliling Riau dulu untuk menyerap aspirasi masyarakat, baru kita siapkan visi, misi dan program kerjanya,'' ujarnya.


Dikatakan, dirinya ibarat seorang dokter yang akan mengobat seorang pasien. Sebelum diberikan obat, harus dilakukan pemeriksaan dan diagnosa terlebih dahulu. Kalau perlu pemeriksaan darah dan urine. Setelah tahu penyakit yang diderita pasien, baru diberikan obat sesuai dengan penyakitnya.


''Jangan pasien sakit perut, kita berikan obat sakit kepala. Tak kan sembuh-sembuh,'' katanya.


Bakal calon Gubernur Riau yang diusung PAN dan PKS ini telah mengelilingi 12 kabupaten/kota se Riau sejak ditetapkan sebagai bakal calon Gubernur Riau 2013-2018 oleh PAN, Februari 2012 lalu. Jon Erizal tidak hanya masuk kampung ke luar kampung bersilaturrahim, tapi juga makan, berbuka, sahur dan tidur di rumah-rumah penduduk miskin.


''Kita coba rasakan, apa yang dirasakan masyarakat kecil,'' katanya.


Ternyata, kata Jon Erizal, masing-masing daerah berbeda persoalan yang dihadapi. Baik itu soal ekonomi, pendidikan, kesehatan, infratruktur, buruh, gaji pegawai, honorer, guru agama, dan lain-lain. Misalnya, masalah buruh dan pelabuhan di Dumai, berbeda dengan di Siak. Jadi, perlu penanganan yang berbeda dan spesifik.


''Yang jelas, kita ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, keadilan tanpa diskriminasi, kemajuan daerah, peningkatan marwah dan diperhitungkan di tingkat nasional. Kita ingin Riau lebih Kemilau,'' tuturnya. (rls)

Punya info menarik di sekitar anda atau ingin berbagi berita silahkan sms ke 081365093962 atau via email: goriau2012@gmail.com (lengkapi data diri atau instansi untuk berita warga dan rilis)