PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Hingga Februari 2013, PLN Ranting Pangkalan Kerinci mencatat tunggakan pembayaran listrik mencapai Rp1,9 miliar. Karena besarnya angka tunggakan, PLN akhirnya memutus aliran listrik ke rumah warga.


"Tunggakan tagihan listrik pelanggan memang cukup besar, posisi saat ini Rp1,9 miliar," terang Kepala PLN Ranting Pangkalan Kerinci, Said Murtazak, pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Rabu (6/2/2013).


Meski tidak menyebutkan asal tunggakan, apakah dari pelanggan rumah tangga umum, BUMD atau Pemda, namun sebut Said angka miliaran rupiah itu merupakan akumulasi tunggakan tahun lalu. "Benar tunggakan tagihan listrik itu akumulasi tahun 2012 hingga saat ini. Jadi kita cukup kesulitan menuntaskan masalah ini," ujarnya.


Said berharap pelanggan yang belum melunasi tunggakannnya segera menuntaskan pembayaran di loket-loket pembayaran yang ditunjuk agar tidak terjadi tusbung. Karena itu, pada pelanggan yang sudah melakukan pelunasan maka pihaknya menyampaikan apresiasi guna mendukung operasional dan kelancaran PLN ke depan.


Saat ini setidaknya tercatat 22 ribu pelanggan PLN di Kabupaten Pelalawan dibawah naungan PLN Ranting Pangkalan Kerinci. Dari 22 ribu pelanggan, saat ini baru 400 diantaranya yang sudah pindah ke meteran pra bayar. (ilm)

Punya info menarik di sekitar anda atau ingin berbagi berita silahkan sms ke 081275940999 atau via email: goriau2012@gmail.com (lengkapi data diri atau instansi untuk berita warga dan rilis)