JAKARTA, GORIAU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mendadak melakukan penggeledahan di tiga tempat yang berbeda terkait kasus suap PON di Riau. Dimana saat ini Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai tersangka dan menjadi tahanan KPK. Inilah alasan KPK mengapa melakukan penggeledahan di rumah M Akil dan anaknya Achmad Akil di Jakarta.


KPK melakukan penggeledahan di rumah M Akil dan anaknya Achmad Akil, karena menurut KPK rumah tersebut diduga ada jejak-jejak tersangka, yakni Rusli Zainal terkait kasus suap PON di Riau.


''Penggeledahan dilakukan di rumah M Akil dan Achmad Akil, karena kita menduga ada jejak-jejak tersangka di dalamnya,'' kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (21/6/2013).


Johan Budi menjelaskan, penggeledahan dilakukan di rumah atau kantor oleh KPK belum tentu pemilik rumah tersebut terlibat dalam kasus yang ditangani KPK atas tersangka Rusli Zainal.


''Kenapa kita menggeledah sebuah tempat atau rumah, karena diduga ada bukti-bukti yang terkaitan dengan tersangka. Tapi belum tentu juga terkait dengan pemilik rumah yang di geledah,'' kata Johan Budi.


Johan Budi menyebutkan, penggeledahan dimulai sejak jam 14.00 WIB sampai jam 20.30 WIB ditiga tempat yang berbeda terkait pengembangan kasus suap PON. Di mana saat ini Rusli Zainal sudah menjadi tahanan KPK atas kasus tersebut.


''Sampai saat ini saya belum tahu, apa saja yang dibawa dari hasil penggeledahan kemarin, nantilah saya akan cek lagi kepada penyidik,'' sebut Johan.


Ketiga tempat yang digeledah KPK tersebut adalah Kantor Penghubung Riau Jakarta di Jalan Otista Raya Nomor 107 Jakarta Timur, Jalan Purwakarta dan sebuah rumah di Jalan Alam Segar. Johan menambahkan, Penyidik KPK melakukan penggeledahan sejak siang hingga malam hari. (muh)