PEKANBARU, GORIAU.COM - Bercermin pada Pemilukada Kabupaten dan Kota yang sudah digelar, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau Tengku Edy Sabli mewanti-wakti jajarannya agar tidak berpihak dalam Pemilihan Gubernur Riau 2013 mendatang. Jangankan ikut merekayasa hasil Pilgubri, berpihak saja akan diproses secara hukum.


''Saya menghimbau kepada seluruh anggota KPU se-Provinsi Riau untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilgubri 2013 mendatang. Artinya seluruh anggota dipesan untuk tidak perpihak atau perpolitik praktis. Sikap independent ini sudah tertuang di UU Nomor 22/2007. Jika ada oknum anggota KPU yang berusaha merekayasa hasil Pilgubri, maka akan diproses melalui jalur hukum,'' tegas Edy Sabli menjawab wartawan, Kamis (4/10/2012).


Pada kesempatan itu, Edy juga menjelaskan untuk maju di Pilgubri tidak pembatasan usia maksimal. Persyaratan utama adalah sehat jasmani dan rohani sesuai hasil pemeriksaan tim medis. Kemudian, calon harus itu harus melengkapi persyaratan ditetapkan.


''Untuk maju sebagai kepala daerah tidak ada aturan pembatasan usia maksimal, namun usia yang ditetapkan itu yakni usia minimal 30 tahun. Begitu pula di Provinsi Riau pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Gubenur (Pilgub), siapa saja bisa maju menjadi calon,'' katanya.


Edy Sabli menegaskan sebelum mendaftarkan diri untuk maju di Pilgubri 2013, maka para calon, baik yang diusung partai politik (Parpol) maupun independen. Semuanya wajib melengkapi persyaratan sesuai aturan. ''Kami perlu menekankan berkas pendaftaran persyaratan calon harus lengkap dan komplit ketika penyerahan dokumen ke KPU pada saat mendaftar. Jika tidak, KPU tidak akan menerimanya,'' tegas Edy Sabli sembari menegaskan pendaftaran calon akan dilaksanakan atau dibuka bulan Juni 2013. (rdt)

Punya info menarik di sekitar anda atau ingin berbagi berita silahkan sms ke 081365093962 atau via email: goriau2012@gmail.com (lengkapi data diri atau instansi untuk berita warga dan rilis)